Beranda

Amanda Manopo Bongkar Aksi Klenik Eks Karyawan: Tanah Kuburan hingga Dupa di Rumah

Amanda Manopo ungkap eks karyawan taruh tanah kuburan dan dupa di rumahnya, Serta diduga gelapkan dana Rp 3 miliar. (io)

Amanda Manopo ungkap eks karyawan taruh tanah kuburan dan dupa di rumahnya, diduga gelapkan dana Rp 3 miliar. Laporan polisi dijadwalkan Selasa depan.

INDONESIAONLINE – Aktris sekaligus pemain sinetron Ikatan Cinta, Amanda Manopo, mengungkapkan fakta mencengangkan terkait perilaku mantan karyawannya yang akan dilaporkan atas kasus dugaan penggelapan dana perusahaan senilai Rp 3 miliar. Tak hanya soal finansial, Manda—sapaan akrab Amanda—mengaku menemukan tindakan janggal bernuansa klenik yang dilakukan eks karyawan tersebut di dalam rumahnya, berdasarkan rekaman Closed-Circuit Television (CCTV).

Manda menyaksikan langsung melalui rekaman CCTV di rumahnya bahwa mantan karyawan tersebut menaruh benda-benda tak lazim tanpa izin, termasuk tanah kuburan dan dupa. Ia menduga aksi tersebut memiliki niat tersembunyi yang merugikan secara moril dan psikologis.
“Dari CCTV rumah ada bukti-buktinya di mana ternyata dia taruh tanah kuburan di rumah saya, dari minum yang saya minum ternyata itu pun didoa-doain, bahkan kayak apa sih namanya… dupa. Jadi rumah saya didupa-dupain,” kata Manda saat ditemui di Polres Metro Jakarta Selatan, Rabu (22/7/2026).

Motif di Balik Aksi Klenik: Ingin Memecah Hubungan Rumah Tangga​

Tingkah janggal tersebut ternyata telah berlangsung cukup lama, bahkan hingga masa pernikahannya dengan Kenny Austin. Setelah memecat yang bersangkutan, Manda mencoba mencari tahu motivasi di balik tindakan aneh tersebut.
Ia mendapatkan keterangan bahwa aksi klenik itu diduga dilakukan karena mantan karyawannya tidak rela Manda menjalin hubungan dengan suaminya sekarang dan ingin memecah belah rumah tangganya.
“Dia melakukan itu karena waktu itu saya memang ada punya hubungan sama suami saya sekarang, dan dia tuh ingin mecahin,” kata Manda.
“Dan waktu itu saya tanya, dia melakukan itu karena memang ada niatan yang ingin memecahkan,” lanjutnya.

Audit Internal Ungkap Kerugian Rp 3 Miliar​

Selain persoalan klenik yang mengganggu, pemecatan eks karyawan tersebut juga bermuara pada temuan serius saat audit internal di perusahaan Manda. Setelah ditelusuri lebih lanjut, ditemukan bukti bahwa sang mantan karyawan telah menggelapkan dana perusahaan hingga mencapai Rp 3 miliar.
Uang tersebut diduga digunakan untuk kepentingan pribadi, mulai dari transaksi digital hingga gaya hidup mewah. “Dia menggunakan lewat, jadi ada transaksi GoPay, OVO itu Rp 25 juta, terus kayak jalan-jalan ke luar negeri, terus ke klub-klub daerah Bali, terus kayak biaya-biaya untuk hal-hal have fun lah,” terang Manda.
Laporan resmi terkait dugaan penggelapan dana perusahaan ini rencananya akan dibuat pada Selasa mendatang di Polres Metro Jakarta Selatan. Sandy Arifin, selaku kuasa hukum Amanda Manopo, menyatakan bahwa pihaknya masih melengkapi beberapa bukti pendukung guna memperkuat laporan nantinya.
“Jadi ada bukti rekening koran dan juga rekapitulasinya juga sedang dilengkapi,” kata Sandy menambahkan.
Sejauh ini, fokus pelaporan yang akan didaftarkan adalah terkait dugaan penggelapan dana perusahaan dengan satu terlapor. Sementara itu, beberapa kasus lain yang turut menyertai, seperti dugaan pemalsuan tanda tangan dan pencemaran nama baik, akan ditindaklanjuti setelah laporan penggelapan dana rampung diproses.
Kasus ini menambah daftar panjang persoalan hukum yang dihadapi publik figur di Indonesia terkait kepercayaan terhadap tenaga internal. Sebelumnya, Amanda sempat menunda langkah hukum selama masa kehamilannya demi menjaga kestabilan kondisi janin, namun kini ia memutuskan untuk bersikap tegas pasca-melahirkan demi perlindungan aset dan keluarganya.
Exit mobile version