INDONESIAONLINE – Mahasiswa Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN Maliki) Malang kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Tim debat yang tergabung dalam Law Debate Community (LADEC) sukses membawa pulang gelar juara 3 pada ajang Lomba Debat Nasional Festival Literasi 2026 yang digelar di aula Student Center Kampus 1 UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.
Tim bernama Maliki tersebut diperkuat Roro Ajeng Dewi Anggraeni dari Program Studi Hukum Ekonomi Syariah, Ahmad Putra Alfin dari Program Studi Hukum Tata Negara, serta Febriyanti Ana Taya yang juga berasal dari Program Studi Hukum Tata Negara.
Keberhasilan mereka diraih melalui proses persiapan yang tidak singkat. Di tengah kesibukan kuliah, para anggota Tim Maliki tetap meluangkan waktu untuk menjalani latihan rutin, melakukan riset materi, hingga menyusun strategi debat bersama anggota komunitas lainnya.
Mereka mengaku hampir setiap hari menjalani sesi latihan intensif hingga malam demi meningkatkan kemampuan argumentasi dan kerja sama tim saat menghadapi peserta dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. “Kami benar-benar memanfaatkan waktu sebaik-baiknya. Setelah kuliah selesai, kami lanjut latihan lagi bersama tim dan mentor,” ungkap mereka.
Selain latihan mandiri, tim juga mendapat pendampingan dari mentor yang memberikan pembekalan terkait analisis mosi, teknik berbicara, serta penyusunan sanggahan yang efektif dalam debat kompetitif.
Pada perlombaan tersebut, Tim Maliki mengangkat isu pemanfaatan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) dalam dunia pendidikan melalui tema “Smart Students or Smart Tools?”. Tema itu membahas dampak perkembangan teknologi terhadap kualitas intelektual mahasiswa.
Penampilan Tim Maliki dinilai menonjol berkat penyampaian argumentasi yang sistematis dan kekompakan antaranggota tim. Hasil tersebut mengantarkan mereka melaju hingga babak semifinal bersama sejumlah tim terbaik dari berbagai kampus.
Meski harus terhenti langkahnya di semifinal saat menghadapi Universitas Bakrie, akumulasi nilai akhir membuat Tim Maliki resmi ditetapkan sebagai juara 3 nasional dalam kompetisi tersebut.
Bagi mereka, pencapaian ini menjadi bukti bahwa konsistensi latihan, kerja sama solid, dan keberanian untuk terus berkembang mampu membawa mahasiswa meraih prestasi di tingkat nasional. (hsa/hel)
