Bupati Blitar Mak Rini memberikan suntikan semangat kepada korban bencana puting beliung.(Foto : Pemkab Blitar)

JATIMTIMES Bupati Blitar Rini Syarifah merespon cepat bencana angin puting beliung yang terjadi di Kecamatan Wonodadi. Bupati didampingi Plt Kepala Dinas Sosial Kabupaten Blitar Tuti Komaryati, Plt Kepala BPBD Kabupaten Blitar Wahyudi, Camat Wonodadi dan Muspika meninjau langsung daerah terdampak bencana, Sabtu (29/1/2022).

Pantauan JATIMTIMES, dalam agenda ini Mak Rini mengunjungi dua desa di Kecamatan Wonodadi yang terdampak bencana angin puting beliung. Dua desa itu masing-masing Desa Kolomayan dan Desa Kebonagung.

Sebagaimana diberitakan, bencana angin puting beliung melanda Kecamatan Wonodadi, Kabupaten Blitar pada Jumat (28/1/2022). Akibat bencana ini sebanyak 15 rumah di Desa  Kolomayan dan 19 rumah di Desa Kebonagung mengalami rusak. Pohon tumbang akibat angin puting beliung juga menimpa 1 mobil pick up serta sempat menutup akses jalan. Beruntung dari kejadian ini tidak ada korban jiwa.

Baca Juga  Ini Jadwal dan Tema Debat Capres-Cawapres

Laporan bencana angin puting beliung pada hari Jumat direspon cepat Bupati Rini Syarifah dan Forkopimda Kabupaten Blitar. Personel BPBD dan TNI-Polri langsung dikerahkan untuk melakukan evakuasi.

“Bencana alam itu datangnya tidak bisa diprediksi. Seperti hujan lebat dan angin puting beliung ini tidak bisa diprediksi kapan datangnya. Oleh sebab itu saya mengimbau kepada masyarakat Kabupaten Blitar agar memangkas ranting-ranting pohon yang sekiranya membahayakan,” kata Mak Rini.

Dalam agenda ini orang nomor satu di Kabupaten Blitar juga menyerahkan bantuan kepada warga terdampak bencana angin puting beliung di Desa Kolomayan dan Desa Kebonagung. Bantuan yang diberikan berupa sembako dan selimut.

Mak Rini yang dikenal peduli dan dekat dengan rakyat dalam kesempatan ini juga membagikan makanan tambahan bagi anak-anak di desa tersebut sebagai bentuk kepedulian pencegahan stunting.

Baca Juga  Sambil Gowes, Wali Kota Mojokerto Resmikan Taman Klebut

“Saya berharap kepada warga Kabupaten Blitar agar tetap waspada. Selain itu, tadi sudah saya koordinasikan juga sama bidan desa untuk anak-anak yang waktunya imunisasi jangan sampai ada yang terlewat,” pungkas bupati perempuan pertama di Kabupaten Blitar.



Aunur Rofiq