JATIMTIMES – Jajaran Polsek Sumberbaru Jember, Jumat (4/2/2022) berhasil mengamankan Samsul Muarif (28) sopir truk ekspedisi asal Kelurahan Panganjuran Banyuwangi. Pelaku diamankan setelah orang tua Bunga (bukan nama sebenarnya) warga Sumberbaru melaporkan kasus pelecehan seksual yang menimpa putrinya ke Mapolsek Sumberbaru.

Informasi yang berhasil dihimpun media ini, peristiwa nahas yang menimpa Bunga ini sendiri terjadi pada Kamis 27 Januari 2022 lalu, dimana saat itu korban sedang menunggu angkutan bus pada jam 04.00 pagi di pinggir jalan di Dusun Sadengan Rowotengah Sumberbaru Jember untuk menuju Jember.

Saat korban menunggu bus itulah, pelaku yang sedang mengemudi truck nopol L 8622 UA datang dari arah Surabaya, melihat ada gadis abg dipinggir jalan, muncul niatnya untuk memberikan tumpangan, dan tawaran tumpangan dari pelaku ini diterima oleh korban dan korban pun ikut bersama truck yang dikemudikan pelaku.

Baca Juga  Polisi Usut Komplotan Emak-Emak yang Mencuri di Malang Strudel

“Jadi saat itu korban sedang menunggu bus di pinggir jalan, dengan tujuan ke arah timur (Jember), kemudian pelaku yang melintas melihat korban dan menawarkan tumpangan, karena satu arah, korban pun menerima tawaran pelaku,” ujar Aiptu Y Susanto Kanitreskrim Polsek Sumberbaru Jumat (4/2/2022).

Rupanya korban tidak diturunkan di Jember, akan tetapi oleh pelaku dibawa sampai ke wilayah Banyuwangi, tepatnya di Kecamatan Glenmore, saat di Glenmore itulah, pelaku membawa korban ke salah satu hotel yang ada di Kecamatan Glenmore.

“Saat di hotel itulah, pelaku melakukan tindakan persetubuhan terhadap korban, kemudian karena pelaku masih mau melakukan bongkar muat, korban ditinggalkan di hotel tersebut,” ujar Kanitreskrim.

Baca Juga  Polres Malang Selidiki Kasus Dugaan Penganiayaan Sopir Ambulans

Kemudian korban menghubungi orang tuanya untuk minta dijemput, dan menceritakan apa yang sudah dialaminya, sehingga orang tua korban melaporkan kasus ini ke Mapolsek Sumberbaru.

“Setelah kami mendapat laporan, dan bukti visum, kami langsung bergerak untuk menjemput pelaku di Banyuwangi, saat ini pelaku sudah kami amankan bersama barang bukti truk yang digunakan membawa kabur korban,” jelasnya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, Polisi menjerat pelaku dengan 332 ayat 1 KUHP tentang membawa kabur anak di bawah umur tanpa sepengetahuan dan tanpa izin wali atau orang tuanya. “Ancamannya hukuman 7 tahun penjara,” pungkas Kanitreskrim Polsek Sumberbaru. (*)



Moh. Ali Mahrus