INDONESIAONLINE – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Blitar mengambil langkah sigap untuk mengatasi penumpukan sampah di beberapa Tempat Pembuangan Sementara (TPS) yang mengalami overload. Hal ini dilakukan dengan menambah kontainer sampah di lokasi-lokasi tersebut.

Menurut Haryono, Penyuluh Lingkungan Hidup DLH Kota Blitar, penambahan kontainer ini merupakan respons terhadap kondisi TPS yang overload, terutama di sekitar area pasar seperti di Jalan Kacapiring.

“Saat ini terjadi penumpukan sampah di sejumlah lokasi, terutama di sekitar area pasar seperti di Jalan Kacapiring Kota Blitar. Oleh karena itu, kami telah menambahkan sejumlah kontainer di tempat-tempat tersebut,” ujar Haryono, Senin (13/5/2024).

Haryono menjelaskan bahwa di lokasi-lokasi yang mengalami penumpukan sampah, DLH Kota Blitar telah menempatkan 3 kontainer. Sedangkan untuk TPS yang berada di sekitar Kelurahan, DLH hanya menempatkan satu kontainer sampah.

Baca Juga  Masyarakat Mulai Malas Pakai PeduliLindungi, Menko Airlangga: Harus Diperketat

“Saat ini, jumlah TPS di Kota Blitar ada sekitar 26 unit yang tersebar di 3 Kecamatan. Kami rasa jumlah ini sudah mencukupi sehingga tidak perlu ada penambahan TPS lagi di tahun ini,” tambah Haryono.

Lebih lanjut, Haryono mengungkapkan bahwa volume sampah di Kota Blitar mencapai 70 ton per hari, dengan mayoritas berasal dari sampah rumah tangga.

“Tentunya, jumlah volume sampah yang cukup besar ini menuntut kami untuk terus melakukan penanganan yang efektif agar lingkungan tetap terjaga,” ungkap Haryono.

Penambahan kontainer sampah di TPS yang overload merupakan langkah nyata DLH Kota Blitar dalam menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan. “Diharapkan dengan adanya penambahan ini, penumpukan sampah di sejumlah lokasi dapat teratasi dengan lebih baik dan kebersihan lingkungan sekitar dapat terjaga,” pungkasnya (ar/dnv).

Baca Juga  Gelar Pelatihan Batik, Upaya Pemkot Kediri Kembangkan Pewarnaan dan Motif Batik Khas Kediri