INDONESIAONLINE – Klitih (keliling Golek Getih) yang viral di Kabupaten Jember, Jawa Timur direspon cepat kepolisian. Para pelaku klitih diamankan Polres Jember, Sabtu (19/11/2023) lalu. Dari 10 pelaku hanya enam orang yang diamankan, masih merupakan anak-anak.

Keenam pelaku Klitih diamankan polisi karena dari berbagai saksi menyampaikan, para bocil ini telah meresahkan dan dan membahayakan orang lain.

Barang bukti yang berhasil diamankan dari anak-anak ingusan tersebut, di antaranya 1 potongan paralon dan 4 senjata tajam, dimana satu diantaranya adalah pisau dapur.

Tidak hanya itu, selain 4 sajam, barang bukti lain yang ikut diamankan diantaranya bendera dan kaos bertuliskan “Komunitas Sholawat Syeikher Mania”, dan juga “Santri Rewel Berkat” serta tas berlogo kepala tengkorak.

Baca Juga  Dua Saksi Ahli Berikan Pendapat di Sidang Praperadilan Anak Kiai Tersangka Pencabulan

Kasatreskrim Polres Jember AKP Abid Uwais Al Qarnain Aziz membenarkan dari pemeriksaan yang dilakukan dari 10 anak yang diamankan hanya 6 yang dilakukan pemeriksaan lanjutan.

“Hanya 6 anak berperkara dalam hukum yang prosesnya masih berlanjut. Ke 6 anak tersebut terbukti membawa senjata tajam dan melanggar Pasal 1 ayat 1 UU Darurat nomor 12. ¬†Ancamannya maksimal 10 tahun penjara,” ujar Abid.

Abid juga menjelaskan, bahwa motif pelaku melakukan aksinya, dari pengakuannya, senjata tajam yang dibawanya hanya sebatas untuk melindungi diri. Namun sejumlah saksi menyebutkan, jika pelaku juga mengayunkan senjata tajam ke jalan.

“Dari pemeriksaan, mereka (para pelaku) mengaku pulang dari acara salawatan. Terus senjata tajam yang dibawanya dalihnya untuk melindungi diri sendiri dan juga temannya, jika sewaktu-waktu diserang orang tak dikenal,” jelas Abid (mam/dnv).

Baca Juga  Terima Gratifikasi Rp58,9 M, Eks Kepala Bea Cukai Divonis 10 Tahun Penjara