INDONRSIAONLINE – Jagat media sosial diramaikan oleh kemunculan nama mantan Menteri Keuangan RI Sri Mulyani Indrawati dalam dokumen yang dikenal sebagai Epstein Files. Namun, kemunculan nama tersebut bukanlah seperti yang ramai diasumsikan warganet.
Penyebutan Sri Mulyani diketahui bersumber dari arsip resmi World Bank Group, bukan dari dokumen pribadi milik Jeffrey Epstein yang dikenal sebagai seorang pengusaha, pelaku kejahatan seks anak, pemerkosa berantai, dan pelaku perdagangan manusia. Arsip tersebut memuat pernyataan resmi Sri Mulyani saat menjabat sebagai managing director and chief operating officer (COO) di lembaga keuangan internasional tersebut.
Dokumen yang dimaksud berupa email internal serta materi komunikasi internal World Bank Group yang tercatat pada 18 Juni 2014. Isi dokumen sepenuhnya berkaitan dengan aktivitas kelembagaan dan tugas resmi Sri Mulyani dalam kapasitasnya sebagai pejabat World Bank Group.
Penting untuk digarisbawahi, tidak ditemukan korespondensi pribadi, baik secara langsung maupun tidak langsung, antara Sri Mulyani dan Jeffrey Epstein. Tidak ada pula indikasi aktivitas di luar tugas institusional yang tercantum dalam dokumen tersebut.
Selain itu, tidak semua berkas yang tergabung dalam Epstein Files berisi dokumen personal atau relasi pribadi mendiang Jeffrey Epstein. Arsip tersebut juga mencakup email organisasi, dokumen kebijakan, laporan resmi, hingga materi komunikasi dari berbagai lembaga internasional.
Karena itu, kemunculan suatu nama dalam Epstein Files tidak otomatis memiliki keterkaitan dengan tindak kriminal yang dilakukan Epstein.
Selain Sri Mulyani, sejumlah nama asal Indonesia juga tercatat dalam dokumen tersebut. Salah satunya Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi). Namun, kemunculan nama Jokowi juga bersifat kontekstual, yakni dalam bentuk kliping pemberitaan atau laporan analisis terkait kondisi politik dan ekonomi Indonesia.
Nama Presiden ke-2 RI Soeharto turut disebut secara tidak langsung dalam dokumen lain yang memuat usulan penulisan buku tentang dirinya. Proposal tersebut diajukan oleh seseorang bernama Gregory Brown kepada Jeffrey Epstein, tanpa adanya bukti hubungan personal antara Epstein dan Soeharto.
Dengan demikian, kemunculan nama Sri Mulyani Indrawati dalam Epstein Files tidak menunjukkan adanya hubungan pribadi maupun keterlibatan apa pun dengan Jeffrey Epstein. (rds/hel)













