Beranda

Guru di Jember Dibebastugaskan gegara Menyuruh Puluhan Murid Telanjang

Guru di Jember Dibebastugaskan gegara Menyuruh Puluhan Murid Telanjang
Ilustrasi bullying terhadap siswa. (istock)

INDONESIAONLINE – Pemerintah Kabupaten Jember melalui Dinas Pendidikan mengambil langkah penindakan terhadap seorang guru PPPK berinisial FT yang bertugas di SDN 02 Jelbuk. Tindakan itu dilakukan setelah muncul laporan dugaan perlakuan tidak semestinya terhadap siswa, yang sempat ramai dibahas di media sosial.

Peristiwa tersebut disebut berawal dari hilangnya uang milik guru yang bersangkutan. Namun, si guru lantas over-reaktif dengan menyuruh 22 muridnya telanjang.

Tindakan guru tersebut lantas membuat banyak siswanya trauma. Beberapa anak sampai tak masuk sekolah karena takut.

Kepala Dinas Pendidikan Jember Arief Tjahjono menyatakan pihaknya telah memanggil FT untuk memberikan penjelasan terkait kejadian itu. Dari hasil pemeriksaan awal, FT mengaku kehilangan uang sebesar Rp200 ribu pada Senin (2/2/2026).

FT menyampaikan bahwa insiden kehilangan uang tersebut bukan kali pertama dialaminya. Situasi memuncak pada Jumat (6/2/2026) ketika ia kembali mendapati uangnya hilang sebesar Rp75 ribu.

Arief menjelaskan, kondisi kesehatan yang kurang stabil serta tekanan emosional diduga turut memengaruhi sikap guru tersebut hingga bertindak di luar kewajaran.

Meski FT telah mengakui kesalahan, Dinas Pendidikan tetap menjatuhkan sanksi administratif sesuai ketentuan yang berlaku. Arief menegaskan, institusinya berkewajiban menjalankan prosedur secara profesional dan objektif.

Untuk menjaga suasana belajar tetap kondusif, Dispendik Jember sementara waktu menarik FT dari kegiatan mengajar. Selain itu, koordinasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait tengah dilakukan guna mempertimbangkan kemungkinan penempatan di sekolah lain, sehingga proses pembelajaran dapat kembali berjalan dengan baik serta memberikan rasa aman bagi siswa dan wali murid. (rds/hel)

Exit mobile version