INDONESIAONLINE – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur terus berkomitmen untuk menjaga efisiensi anggaran daerah. Langkah ini dilakukan dengan memastikan setiap rupiah penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) memberikan dampak nyata serta dapat dipertanggungjawabkan secara terbuka kepada masyarakat.
Gubernur Kalimantan Timur Dr H Rudy Mas’ud (Harum) menegaskan bahwa pemanfaatan anggaran di berbagai sektor, termasuk bidang keolahragaan, harus disesuaikan secara cermat dengan kondisi keuangan daerah saat ini.
“Olahraga ini penting. Tapi hari ini dengan kondisi dan situasi fiskal Kaltim saat ini, tidak mungkin kita memaksakan APBD,” ujar Gubernur Harum.
Ia menjelaskan bahwa pencapaian prestasi di arena olahraga memang menjadi target penting daerah. Namun, hal tersebut tidak boleh mengabaikan kaidah-kaidah tata kelola keuangan negara yang transparan dan akuntabel.
“Untuk prestasi, kita oke. Tapi jangan lupa setiap anggaran yang digunakan harus dipertanggungjawabkan dan memberi manfaat bagi masyarakat,” ungkapnya.
Secara khusus, Gubernur Harum mengingatkan jajaran Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kaltim untuk menerapkan prinsip profesionalisme tinggi dalam pengelolaan dana hibah maupun anggaran pembinaan atlet. Ia tidak ingin keberhasilan di lapangan justru ternoda oleh kelalaian administrasi.
“Jangan sampai kita dapat prestasi, tapi ujungnya menyisakan masalah. KONI tata kelola keuangannya harus akuntabel, transparan dan profesional. Jangan sampai atletnya naik podium, tapi integritas dan administrasinya turun,” tegas Rudy Mas’ud mengakhiri arahannya. (ra/hel)







