Tampak, Bupati bersama Kapolres, Lanal Batuporon, dan Kodim 0829 Bangkalan, saat gelar Rapat Koordinasi operasi lilin 2021, di aula serba guna Mapolres Bangkalan (Foto: IG Pemkab Bangkalan) 

JATIMTIMES – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan bersama jajaran Polisi Resort (Polres) beserta organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, mulai menyiapkan terkait penanganan dan pengamanan Nataru 2022, Selasa (21/12/2021). 

Persiapan penanganan dan pengamanan Nataru 2022 tersebut, dibahas dalam rapat koordinasi (Rakor) Operasi Lilin 2021. Rapat dilaksanakan di aula serbaguna Polres Bangkalan. Diikuti oleh Bupati Bangkalan R. Abdul Latif Amin Imron (Ra Latif), OPD terkait, Kodim 0829, dan Lanal Batuporon.  

Kapolres Bangkalan AKBP Alith Alarino menyampaikan, dalam menyambut pergantian tahun perlu adanya pengamanan guna menjaga ketertiban serta kondusivitas di Kota Dzikir dan Sholawat. 

Sehingga kata Alith, rakor ini dilaksanakan untuk menyamakan persepsi dengan berbagai pihak terkait penanganan dan pengamanan menjelang perayaan Nataru 2022. 

Baca Juga  Fase Bulan Purnama, BMKG Maritim: Waspada Banjir Rob

Selain itu, untuk menunjang ketertiban dan kondusivitas di Bangkalan, pihaknya akan menyiapkan 7 pos di beberapa titik. Terdiri dari 4 pos pengamanan, 2 pos pantau dan 1 pos pelayanan. 

“Termasuk menjaga keamanan di 12 gereja yang melaksanakan ibadah Natal nanti,” kata Alith. 

Sementara itu Bupati Bangkalan Ra Latif mengatakan, menjelang peringatan Nataru 2022 pihaknya meminta meminta agar semua pihak yang terlibat dalam operasi lilin 2021  dapat membangun koordinasi dan kerja sama yang baik sehingga operasi dapat berjalan dengan lancar.  

Selain itu, dia juga berharap melalui operasi ini dapat menjaga kondusivitas di Kabupaten Bangkalan. “Kami juga berharap masyarakat juga menumbuhkan rasa toleransi, sehingga saudara kita yang sedang melaksanakan ibadah merasa aman dan nyaman,” ungkap Ra Latif usai mengikuti Rakor persiapan pengamanan Nataru 2022.

Baca Juga  Target Selesai Bulan September, Progres Pembangunan Jalan Perbatasan Blitar-Kediri Baru Tercapai 27 Persen



Imam Faikli