Hukum dan Kriminalitas

Kasat Narkoba Polres Blitar Dicopot, Polda Jatim Dalami Kemungkinan Jadi Pengedar

154
×

Kasat Narkoba Polres Blitar Dicopot, Polda Jatim Dalami Kemungkinan Jadi Pengedar

Sebarkan artikel ini

INDONESIAONLINE – Pengusutan terhadap Kasat Narkoba Polres Blitar Iptu SKY, yang positif narkoba, terus berlanjut. Kini Polda Jawa Timur  tengah melakukan pemeriksaan secara intensif untuk mengetahui seberapa jauh keterlibatan SKY dalam peredaran narkoba.

Iptu SKY juga telah dibebastugaskan dan dimutasi ke Polda Jatim untuk menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabidhumas) Polda Jatim Kombes Pol Dirmanto, dalam siaran tertulisnya pada Senin (3/6/2024), menyatakan bahwa  SKY telah dinonjobkan sejak 31 Mei 2024. “Yang bersangkutan sudah dinonjobkan dan dimutasikan ke Polda Jatim sejak 31 Mei 2024 untuk dilakukan pemeriksaan,” kata Kombes Dirmanto.

Iptu SKY baru menjabat sebagai kasat narkoba di Polres Blitar selama tujuh bulan ketika diketahui positif mengandung zat amfetamin. Menurut Kombes Dirmanto, hasil positif tersebut diketahui saat Polres Blitar melaksanakan tes urine berkala terhadap seluruh anggota. “Dia diketahui positif mengandung zat amfetamin saat Polres Blitar melaksanakan tes urine berkala terhadap seluruh anggota,” jelasnya.

Meskipun hingga kini barang bukti fisik belum ditemukan, pihak kepolisian tetap mengambil tindakan tegas. Kombes Dirmanto menegaskan bahwa pihaknya akan mendalami kemungkinan Iptu SKY terlibat sebagai pengedar dalam jaringan narkoba. “Terkait apakah yang bersangkutan hanya memakai atau dugaan lainnya, masih sedang dalam pemeriksaan,” ujarnya.

Baca  Dua Wanita Ditemukan Tewas di Shelter Hewan Ilegal Kota Blitar

Polda Jatim tidak akan menoleransi anggotanya yang terlibat dalam penyalahgunaan narkoba, baik sebagai pengguna maupun pengedar. “Yang jelas Polda Jatim akan mengambil tindakan tegas kepada seluruh anggota yang terlibat narkoba,” tegas Dirmanto.

Penangkapan dan pemeriksaan intensif terhadap Iptu SKY ini menjadi sorotan publik, mengingat posisinya sebagai kepala satuan yang seharusnya bertanggung jawab dalam pemberantasan narkoba. Kasus ini menambah daftar panjang pejabat kepolisian yang tersangkut masalah narkoba, memicu keprihatinan dan kemarahan di kalangan masyarakat.

Saat ini, penyelidikan masih berlangsung dan berbagai kemungkinan sedang dipertimbangkan. Polda Jatim akan memastikan bahwa semua prosedur dijalankan dengan ketat dan transparan untuk mengungkap sejauh mana keterlibatan Iptu SKY dalam kasus ini.

Langkah-langkah tegas yang diambil oleh Polda Jatim diharapkan dapat menjadi peringatan bagi anggota kepolisian lainnya agar tidak terlibat dalam penyalahgunaan narkoba. Kasus ini juga diharapkan dapat memulihkan kepercayaan publik terhadap integritas dan komitmen kepolisian dalam memberantas peredaran narkoba di Indonesia.

Seiring dengan berjalannya pemeriksaan, masyarakat Blitar dan sekitarnya menantikan hasil penyelidikan ini dengan penuh harap, agar keadilan dapat ditegakkan dan kasus serupa tidak terulang di masa depan. Tindakan Polda Jatim dalam menangani kasus ini menunjukkan komitmen mereka untuk tidak pandang bulu dalam menindak anggota yang terlibat narkoba, demi menjaga nama baik dan kepercayaan terhadap institusi kepolisian. (ar/hel)