MBG Diliburkan saat Lebaran, BGN Klaim Hemat Rp 5 Triliun

MBG Diliburkan saat Lebaran, BGN Klaim Hemat Rp 5 Triliun
Kepala BGN Dadan Hindayana (ist)

INDONESIAONLINE – Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan sementara penyaluran program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama periode libur Idul Fitri. Kebijakan ini diambil seiring dengan jadwal libur sekolah serta perayaan Lebaran.

Kepala BGN Dadan Hindayana menjelaskan bahwa distribusi untuk siswa sekolah telah berakhir pada 13 Maret. Sementara itu, penyaluran bagi ibu hamil, ibu menyusui, serta anak balita dihentikan pada hari terakhir sebelum masa libur.

Dadan memastikan program MBG akan kembali berjalan normal setelah masa Lebaran usai, tepatnya pada 31 Maret mendatang.

Menurut Dadan, penghentian sementara ini tidak hanya menyesuaikan kalender libur, tetapi juga memberikan dampak efisiensi anggaran yang cukup signifikan. Dari langkah tersebut, pemerintah diperkirakan dapat menghemat dana hingga sekitar Rp 5 triliun.

Lebih lanjut, BGN tengah melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan efisiensi penggunaan anggaran, terutama dalam menghadapi dinamika ekonomi global. Ia menekankan pentingnya memiliki kewaspadaan dalam mengelola keuangan negara agar tetap optimal.

Saat ini, BGN memiliki pagu anggaran sebesar Rp 268 triliun. Dadan menyebut pihaknya berupaya memaksimalkan penggunaan anggaran tersebut tanpa harus mengandalkan dana cadangan yang telah disiapkan pemerintah sebesar Rp 67 triliun.

Ia menegaskan bahwa fokus utama lembaganya adalah mengoptimalkan anggaran yang tersedia agar program tetap berjalan efektif dan tepat sasaran setelah kembali dioperasikan. (rds/hel)