INDONESIAONLINE – Dua wakil Eropa, Prancis dan Norwegia, mencatat kemenangan telak dalam laga perdananya di Piala Dunia 2026. Prancis menang 3-1 atas wakil Afrika, Senegal. Sedangkan Norwegia menghajar Irak 4-1.
Kekalahan Irak juga berarti kekalahan pertama wakil Asia di Piala Dunia 2026. Sebelumnya, Korea Selatan menjadi negara Asia pertama yang tampil di turnamen kali ini. Tim berjuluk Taegeuk Warriors itu sukses membuka langkah dengan kemenangan 2-1 atas Republik Ceko di Estadio Akron pada 12 Juni 2026.
Hasil positif kemudian diraih Qatar sehari setelahnya. The Maroons mencatat sejarah dengan merebut poin perdana mereka di ajang Piala Dunia usai menahan imbang Swiss 1-1.
Jepang juga tampil solid ketika menghadapi Belanda pada pertandingan yang berlangsung di AT&T Stadium, 15 Juni 2026. Samurai Biru memaksa De Oranje bermain imbang 2-2.
Pada Selasa (16/6/2026) dini hari WIB, dua wakil Asia lainnya kembali mencatat hasil positif. Arab Saudi bermain imbang 1-1 melawan Uruguay. Sementara Iran menahan Selandia Baru dengan skor 2-2.
Prancis vs Senegal
Timnas Prancis meraih kemenangan meyakinkan 3-1 atas Senegal pada laga grup I Piala Dunia 2026 yang berlangsung di Stadion MetLife, Rabu (17/6) dini hari WIB. Kylian Mbappe menjadi bintang kemenangan Les Bleus setelah mencetak dua gol, termasuk satu gol spektakuler di penghujung pertandingan.
Pada babak pertama, kedua tim gagal mencetak gol sehingga skor tetap 0-0 hingga turun minum. Meski Prancis lebih unggul dalam penguasaan bola, Senegal justru mampu menciptakan lebih banyak peluang berbahaya.
Memasuki babak kedua, Prancis langsung mengambil inisiatif menyerang. Desire Doue memperoleh kesempatan pada menit ke-47, namun tendangan kaki kirinya dari luar kotak penalti masih melebar dari sasaran.
Peluang kembali didapat Les Bleus pada menit ke-53. Berawal dari keberhasilan Jules Kounde menghentikan serangan Senegal, bola kemudian diteruskan kepada Michael Olise. Sayangnya, tembakan Olise masih mampu ditepis kiper Senegal, Edouard Mendy.
Mbappe yang kurang terlihat pada babak pertama mulai menunjukkan ancamannya setelah jeda. Pada menit ke-57, ia menerima umpan terobosan dan berhadapan dengan Mendy, namun penyelesaian akhirnya berhasil digagalkan sang penjaga gawang.
Satu menit kemudian, Mbappe terjatuh di dalam kotak penalti setelah mendapat tekel dari Sadio Mane. Kendati demikian, wasit Alireza Faghani tidak memberikan hadiah penalti dan hanya menunjuk sepak pojok.
Tayangan ulang memperlihatkan Mane tidak menyentuh bola saat melakukan tekel, tetapi setelah ditinjau melalui VAR pada menit ke-59, keputusan wasit tetap tidak berubah.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-66. Kounde mengirim umpan terobosan yang berhasil dimanfaatkan Mbappe. Penyerang Prancis itu lolos dari jebakan offside sebelum menaklukkan Mendy lewat sepakan kaki kanan yang mengarah ke sisi kanan gawang.
Senegal sempat membalas dua menit kemudian melalui Nicolas Jackson. Namun gol tersebut dianulir karena Jackson lebih dahulu berada dalam posisi offside.
Mendy kembali menjadi penyelamat Senegal pada menit ke-74 saat menggagalkan peluang dari Desire Doue.
Pelatih Didier Deschamps kemudian melakukan pergantian pemain dengan memasukkan Bradley Barcola menggantikan Ousmane Dembele pada menit ke-80.
Keputusan tersebut terbukti tepat. Hanya dua menit berada di lapangan, Barcola sukses menggandakan keunggulan Prancis menjadi 2-0. Ia menyelesaikan umpan terobosan Adrien Rabiot dengan cungkilan bola yang memperdaya Mendy.
Senegal baru mampu memperkecil ketertinggalan pada masa injury time. Pemain pengganti Ibrahim Mbaye mencetak gol pada menit ke-90+5 setelah melewati Theo Hernandez dan melepaskan tembakan dari dalam kotak penalti yang tak mampu dihentikan Mike Maignan.
Namun harapan Senegal untuk bangkit langsung pupus satu menit berselang. Mbappe mencetak gol keduanya dalam pertandingan ini lewat aksi individu cemerlang. Setelah menerima umpan dari Olise, kapten Prancis itu mencari ruang tembak sebelum melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti yang bersarang di sudut kanan atas gawang Senegal.
Pada menit-menit akhir, Senegal hampir kembali mencetak gol setelah Aurelien Tchouameni nyaris membuat gol bunuh diri saat mengantisipasi umpan silang lawan. Beruntung, Maignan menunjukkan refleks cepat untuk mengamankan bola tepat di garis gawang.
Hingga peluit panjang dibunyikan, tidak ada tambahan gol tercipta. Prancis pun mengamankan kemenangan 3-1 atas Senegal dan mengawali perjalanan mereka di Piala Dunia 2026 dengan hasil positif.
Norwegia vs Irak
Timnas Norwegia mengawali langkahnya di grup I Piala Dunia 2026 dengan kemenangan meyakinkan. Bermain di Stadion Gillette, Foxborough, Selasa (16/6) malam waktu setempat atau Rabu (17/6) dini hari WIB, Norwegia menundukkan Irak dengan skor 4-1. Penyerang andalan mereka, Erling Haaland, tampil gemilang dengan menyumbang dua gol.
Irak sebenarnya lebih dulu memberikan ancaman pada awal pertandingan. Pada menit kelima, Aymen Hussein menyambut bola dengan sundulan, tetapi arah bola masih melambung di atas mistar gawang Norwegia.
Tujuh menit berselang, Irak kembali memperoleh peluang melalui Ali Al Hamadi. Namun, tembakannya dari dalam kotak penalti belum mampu menemui sasaran dan hanya melayang di atas gawang lawan.
Norwegia mulai merespons pada menit ke-20. Haaland mencoba membuka keunggulan lewat sundulan, tetapi usahanya juga belum membuahkan hasil karena bola melambung tinggi.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-29. Gol pembuka Norwegia lahir dari skema serangan balik cepat. Antonio Nusa melihat pergerakan David Moller Wolfe yang melakukan overlap dari sisi kiri dan mengirim umpan terobosan ke dalam kotak penalti. Wolfe kemudian mengirim bola ke tiang jauh yang berhasil disambar Haaland dengan sliding untuk menaklukkan kiper Irak.
Irak mampu menyamakan kedudukan pada menit ke-39. Berawal dari kreativitas Ali Jassim yang mengirim bola kepada Amir Al Ammari di sisi lapangan, Al Ammari melepaskan umpan lambung ke kotak penalti. Aymen Hussein yang unggul dalam duel udara berhasil menanduk bola ke gawang Norwegia dan mengubah skor menjadi 1-1.
Namun, keunggulan Irak tidak bertahan lama. Menjelang turun minum, tepatnya pada menit ke-43, Haaland kembali mencatatkan namanya di papan skor. Penyerang Manchester City itu memanfaatkan kesalahan lini belakang Irak saat membangun serangan sebelum merebut bola dan mengonversinya menjadi gol. Skor 2-1 untuk keunggulan Norwegia bertahan hingga babak pertama berakhir.
Memasuki paruh kedua, Irak kembali berusaha menekan. Aymen Hussein mendapatkan peluang melalui sundulan pada awal babak kedua, tetapi bola masih melenceng tipis di sisi kanan gawang Norwegia.
Pada menit ke-63, Hussein Ali juga nyaris memperkecil ketertinggalan. Sayangnya, sontekannya dari jarak dekat masih melambung tipis di atas mistar.
Ketika Irak berupaya mencari gol penyama kedudukan, Norwegia justru menambah keunggulan. Pada menit ke-76, Leo Ostigard sukses mencetak gol melalui sundulan setelah menyambut umpan sepak pojok rekannya. Gol tersebut membuat Norwegia unggul 3-1.
Haaland hampir melengkapi penampilannya dengan hattrick pada menit ke-83. Namun, peluang emas yang didapat dari jarak dekat masih mampu dibendung penjaga gawang Irak.
Gol keempat Norwegia tercipta pada masa injury time, tepatnya menit ke-90+7. Berawal dari sundulan Haaland yang diarahkan kepada Kristian Thorstvedt, bola kemudian mengenai badan Aymen Hussein sebelum masuk ke gawang. Setelah ditinjau, gol tersebut dinyatakan sebagai gol bunuh diri Aymen Hussein.
Tak lama setelah gol itu tercipta, wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan. Norwegia pun memastikan kemenangan telak 4-1 atas Irak sekaligus mengamankan tiga poin penting di laga perdana grup I Piala Dunia 2026. (hsa/hel)











