INDONESIAONLINE – Kepala Bagian Umum Kanwil Direktorat Jenderal Pajak (Ditjen Pajak) Jakarta Selatan Rafael Alun Trisambodo membuat video klarifikasi. Dalam video itu, Dia mengaku siap memberikan alasan soal kekayaan yang dimilikinya. 

Dalam video yang dilihat JATIMTimes melalui akun Instagram @Jawapos, tampak Rafael memberikan pernyataan maaf atas kasus yang disebabkan oleh anaknya, Mario Dandy Satriyo (MDS). 

Kasus MDS viral lantaran Dia bersama teman-temannya melakukan penganiayaan kepada David, anak dari pengurus GP Ansor. Akibat penganiayaan itu, David koma hingga berhari-hari. 

Warganet pun semakin panas ketika menemukan akun media sosial MDS yang pamer gaya hidup mewah. Dengan mobil Rubicon hingga motor Harley-Davidson. Oleh karenanya publik semakin penasaran atas kekayaan orang tua MDS. 

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang diakses di e-lhkpn KPK, Rafael Alun Trisambodo melaporkan harta kekayaan pada 17 Februari 2022 untuk laporan periodik 2022. Dari LHKPN itu diketahui kekayaan Rafael mencapai Rp 56,10 miliar.

Baca Juga  Binrohtal, Upaya Polres Tulungagung Tingkatkan Iman dan Taqwa Anggota dan PNS Polri

Kekayaan yang dimiliki Rafael beda tipis dengan dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani yakni sebesar Rp 58,04 miliar.

Menanggapi pertanyaan publik atas kekayaan itu, Rafael menyatakan siap memberi klarifikasi sebagai bentuk pertanggungjawaban. Ia siap untuk mengikuti pemeriksaan di Inspektorat Jenderal.

“Terkait pemberitaan harta kekayaan saya, sebagai bentuk pertanggungan jawab, saya siap memberikan klarifikasi terkait harta kekayaan yang saya miliki. Saya siap ikuti kegiatan pemeriksaan oleh Inspektorat Jenderal Kementerian Keuangan,” ujar Rafael, dikutip Instagram @Jawapos, pada Kamis (23/2).

Dalam video itu, Rafael juga meminta maaf kepada keluarga besar Kementerian Keuangan. 

”Saya meminta maaf keluarga besar Kementerian Keuangan karena dengan ada kejadian ini berpotensi menurunkan reputasi institusi dan kepercayaan publik yang telah dibangun selama ini. Sekali lagi saya minta maaf kesalahan saya dan keluarga saya, terima kasih,” ungkapnya.

Baca Juga  LBH Ansor Bakal Lapor dan Minta Polisi Usut Perekam Video Penganiayaan Anak Pengurus Ansor 

Dikutip dari e-lhkpn KPK, Rafael Alun Trisambodo memiliki harta kekayaan mencapai Rp 56,1 miliar. Mayoritas kekayaannya disumbang dari tanah dan bangunan yang bernilai Rp 51,9 miliar. Tanah dan Bangunan yang dimiliki Rafael Alun Trisambodo berjumlah 11 tersebar di Jakarta, Sleman, hingga Manado.

Sementara dari alat transportasi, Rafael Alun Trisambodo cuma memiliki dua kendaraan, yaitu Toyota Camry tahun 2008 senilai Rp 125 juta dan Toyota Kijang tahun 2018 senilai Rp 300 juta. Di laporan itu, tak ada Jeep Rubicon yang dipakai anaknya saat melakukan penganiayaan.

Dalam situs e-lhkpn KPK, Rafael juga memiliki harta kekayaan lainnya yang disumbang dari harta bergerak Rp 420 juta, surat berharga Rp 1,5 miliar, kas dan setara kas Rp 1,3 miliar, harta lainnya Rp 419 juta. Dalam laporan ini, Rafael juga tercatat tak memiliki utang.