Fakultas Hukum Unikama Gencar Sosialisasi, Dorong Penerapan Kurikulum MBKM

JATIMTIMES – Sosialisasi Pengembangan dan Implementasi Kurikulum Berbasis Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), terus disosialisasikan di lingkungan Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (Unikama). 

Salah satu fakultas, yakni Fakultas Hukum, baru-baru ini menyosialisasikan Program Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi itu.

Dekan Fakultas Hukum Dr Suciati SH MHum menerangkan, selain sosialisasi, kegiatan juga merupakan bentuk pelaporan setelah mendapat hibah MBKM pada Prodi Ilmu Hukum.

Untuk itu, tim pengembangan kurikulum Prodi Ilmu Hukum, selama ini telah mempersiapkan rangkaian kegiatan yang kurang lebih memakan waktu selama lima bulan lamanya.

Kegiatan awal dimulai dengan peninjauan kurikulum yang mengundang Dr Siti Hamidah, SH MM Dosen FH Universitas Brawijaya Malang kemudian dilanjutkan dengan kegiatan workshop kurikulum.

Setelah itu, pembagian kuisioner kepada para peserta Workshop, utamanya stakeholder, alumni, dosen, serta para mahasiswa Prodi Ilmu Hukum. Hasil pengisian kuisioner, kemudian dijadikan pertimbangan dalam upaya pengembangan kurikulum.

Ketua Prodi (Kaprodi) Ilmu Hukum, Anindya Bidasari, SH MKn menambahkan, hasil dari pengembangan kurikulum dibrekadown dalam dua bagian.

Pertama adalah rencana dan pengaturan tentang tujuan, isi dan bahan ajar. Kedua adalah cara dalam proses belajar-mengajar. seperti proses, prosedur dan perangkat pembelajaran.

“Landasan kurikulum di sini, disajikan ada 4, yaitu landasan filosofi, sosiologi, histori maupun hukum,” ungkapnya.

Sementara itu, aksi nyata dalam implementasi MBKM, Prodi Ilmu Hukum telah menggandeng Prodi lain bahkan Perguruan Tinggi lain dengan mengadakan Memorandum of Agreement (MoA) dengan Universitas Widyagama Malang dan juga sudah menandatangani MoA dengan Bawaslu Kota Malang.

1

Di sisi lain, RR Ririen Ambarsari SH MHum Ketua Pelaksana pengembangan kurikulum MBKM berharap, adanya pengembangan kurikulum, membuat Prodi Ilmu Hukum lebih maju dan bisa menghasilkan lulusan yang “law in books’ tetapi juga dapat mengimplementasikan ‘law in action’.

“Harapannya, Prodi (Ilmu Hukum) juga dapat menghasilkan lulusan yang mampu diterima dengan baik dalam Dunia Usaha dan Dunia Kerja, dan siap memasuki era 4.0, serta mampu menjadi ‘agent of change’ dalam kehidupan bermasyarakat nantinya.” tambahnya mengakhiri.



Anggara Sudiongko

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like

Penerima Beasiswa Banyu Urip 2022 Dilatih Kepemimpinan dan Karir

INDONESIAONLINE – ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) bermitra dengan Forum Taman Bacaan Masyarakat…

Wali Murid SDN 1 Bungur Ceritakan Sosok Guru Terbaik di Sekolah: Tak Urus Soal Polemik Rebutan Kelas

INDONESIAONLINE – Seperti suasana sekolah lainnya, di SD Negeri Bungur 1, Kecamatan…