Perempuan Bule Ngamuk di Musala Gili Trawangan, Protes Tadarusan lewat Pengeras Suara

Perempuan Bule Ngamuk di Musala Gili Trawangan, Protes Tadarusan lewat Pengeras Suara
Tangkapan layar saat perempuan bule mengamuk di musala Gili Trawangan. (youtube)

INDONESIAONLINE – Suasana tadarusan pada malam pertama Ramadan di Dusun Gili Trawangan, Desa Gili Indah, Kecamatan Pemenang, Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB), mendadak ricuh. Kericuhan terjadi setelah seorang perempuan warga negara asing (WNA) datang dan mengamuk di area musala.

Peristiwa tersebut viral di media sosial. Dalam rekaman video yang beredar, perempuan bule itu terlihat berteriak di depan musala ketika warga sedang mengaji menggunakan pengeras suara.

Kepala Dusun Gili Trawangan Muhammad Husni menjelaskan bahwa WNA tersebut merasa terganggu dengan suara tadarusan melalui speaker. “Yang dipermasalahkan kegiatan tadarusannya karena dia merasa terganggu oleh suara speaker,” ujar Husni.

Menurut dia, perempuan itu kemudian masuk ke dalam musala dengan maksud menghentikan kegiatan warga. Dalam aksinya, ia juga merusak mikrofon yang digunakan untuk tadarusan.

“Dia datang ke musala, marah-marah, lalu merusak mikrofon dan perlengkapan lainnya,” ungkapnya.

Keributan pun tak terelakkan. WNA tersebut terlibat adu mulut dengan warga setempat hingga terjadi kontak fisik. Seorang warga dilaporkan mengalami luka cakaran. Sementara seorang tokoh musala sempat terjatuh saat mencoba melerai.

“Bahkan ada warga yang terluka karena dicakar. Itu terjadi saat saling membela diri. Salah satu tokoh musala juga sampai jatuh,” kata Husni. (rds/hel)