Akun Viral yang Sepelekan Covid-19 Minta Maaf, sebelum ke Malang Sempat ke Jakarta dan Yogyakarta

JATIMTIMES – Akun Facebook bernama Reza Fahd Adrian yang diduga warga Kota Samarinda dan sempat viral di berbagai laman media sosial akhirnya meminta maaf atas kegaduhan yang ditimbulkan dari unggahannya.

Sebwlumnya, Kamis (27/1/2022) Reza mengunggah dua foto saat berkunjung ke Lai-Lai Market Malang. Dalam unggahan itu, dia bersama  keluarga mengaku hendak ke Bali. Namun tidak dapat melanjutkan perjalanan karena positif covid-19 saat jalani tes di Pelabuhan Ketapang Banyuwangi. Mereka lalu  melanjutkan perjalanan ke Kota Batu dan Kota Malang.

 

Unggahan tersebut viral sejak Minggu (6/2/2022) di berbagai laman media sosial. Pemerintah Kota (Pemkot) Malang dan Polresta Malang Kota pun bergerak cepat. Akhirnya pihak kepolisian mengantongi identitas diduga pelaku tersebut dan telah mengirimkan surat pemanggilan pada  Senin (7/2/2022)  untuk memberikan klarifikasi ke Polresta Malang Kota. 

Akhirnya,  Selasa (8/2/2022) sebuah akun instagram bernama Reza Fahd Adrian atau @luckyreza mengunggah beberapa tulisan permohonan maaf dan foto hasil swab polymerase chain reaction (PCR) yang menceritakan perjalanan dirinya bersama keluarganya di beberapa daerah  di Pulau Jawa. 

“Pada awalnya kami sekeluarga mengajukan cuti awal tahun untuk berobat ke Yogya karena saya menderita ginekomastia/tumor payudara,” tulis Reza dalam unggahannya, Selasa (8/2/2022). 

Kemudian, mengingat adanya waktu senggang dan kondisi sedang tidak ramai orang liburan, Reza bersama keluarga melakukan perjalanan dari Samarinda ke Jakarta. Sebelum berangkat, Reza bersama keluarga melakukan swab antigen dan swab PCR. Hasilnya negatif covid-19. 

Lalu istri dan anak-anaknya berangkat lebih dulu pada tanggal 16 Januari 2022 dari Samarinda ke Jakarta. Kemudian Reza pun menyusul ke Jakarta pada 19 Januari 2022. Setelah sudah bersama di Jakarta, Reza dan keluarga melanjutkan perjalanan darat ke Yogyakarta untuk berobat. Mereka juga berkeliling bdi Yogyakarta dan sekitarnya. 

“Tanggal 22 Januari 2022 kami mulai merasakan tenggorokan gatal tapi kami tetap melanjutkan perjalanan ke Malang dan menginap di Batu, setelah keliling di Batu dan Malang kami berniat swab untuk melanjutkan perjalanan darat ke Bali,” tulis Reza. 

Lalu, Reza bersama keluarga melakukan swab antigen/PCR sebagai syarat untuk naik kapal feri menuju Bali. Dari hasil tes swab antigen/PCR tersebut dinyatakan hasil Reza dan kedua anaknya negatif covid-19. Namun sang istri  dinyatakan positif covid-19. 

Reza mengaku kaget dengan hasil positif covid-19 istrinya tersebut mengingat gejala yang dialami istrinya hampir tidak ada. Reza menyebut istrinya menjadi korban penularan vovid-19 yang tidak tahu tertular kapan dan di mana. 

“Tapi jujur karena waktu keluarga yang sukar dicari dan biaya yang cukup besar dikeluarkan dan demi membahagiakan keluarga, akhirnya kami tetap melanjutkan perjalanan di Batu dan Malang. Sehingga tanggal 27 Januari 2022 kami mampir di toko oleh-oleh yang terkenal paling enak di Malang untuk membeli oleh-oleh dan melanjutkan perjalanan darat kembali ke Jakarta dan Cilegon,” jelas Reza. 

 

Sesampainya di Jakarta pada 28 Januari 2022 Reza pun penasaran. Akhirnya bersama keluarganya melakukan swab antigen dan PCR. Dari hasil swab antigen dan PCR tersebut, Reza bersama anak lelakinya dinyatakan negatif vovid-19. 

“Namun istri dan putri saya positif dan melakukan karantina mandiri di rumah mertua hingga akhirnya pulang ke Samarinda tanggal 1 Februari 2022 dengan hasil swab negatif,” tulis Reza. 

Sesampainya di Samarinda, Reza bersama keluarga berinisiatif melakukan swab PCR ulang pada  2 Februari 2022 sebagai syarat masuk kerja dan sekolah. Hasilnya negatif covid-19. 

Dalam tulisannya tersebut, Reza pun kembali menyatakan permohonan maafnya kepada warganet dan masyarakat luas yang merasa resah atas unggahan di akun miliknya. Kemudian Reza pun sedikit memberikan klarifikasi bahwa bukan sekeluarga yang terkonfirmasi positif covid-19, namun hanya istri dan putrinya.

“Sebenarnya bukan sekeluarga saya yang positif, tapi hanya istri dan putri saya. Padahal kami sudah menjalankan prokes namun mungkin memang risiko melakukan perjalanan dapat terpapar covid dari mana saja,” terang Reza. 

Terakhir, Reza juga menyertakan beberapa bukti foto hasil tes swab antigen maupun PCR. Semua bukti foto tersebut menunjukkan hasil negatif covid-19. Namun, Reza mengatakan bahwa hasil tes swab antigen dan PCR tidak semua disertakan dalam unggahannya kali ini. 

“Sekian klarifikasi saya, berikut saya lampirkan hasil tes Covid-19, tidak semua kami lampirkan karena hasil tesnya sudah terbuang karena dianggap tidak dipakai lagi. Sekian dan terima kasih,” pungkas Reza. 



Tubagus Achmad

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like

Fakta Terbaru Warga Singosari Terindikasi Omicron, Ternyata Pegawai BRI Kota Malang

JATIMTIMES – Kasus adanya pasien Covid-19 varian baru Omicron di Kabupaten Malang…

Kasus Suspek PMK Ditemukan di Enam Kecamatan Kebupaten Blitar

INDONESIAONLINE – Masyarakat Kabupaten Blitar diimbau untuk mewaspadai penyakit mulut dan kuku…