Hiburan

Proses Kreatif Ciptakan Raungan Godzilla Minus One

9
×

Proses Kreatif Ciptakan Raungan Godzilla Minus One

Sebarkan artikel ini

INDONESIAONLINE – Film Godzilla Minus One jadi fenomena tersendiri dari semesta makhluk eponymous ini. Sabet piala Best Visual Effect di Oscar 2024, film garapan penulis-sutradara Takashi Yamazaki ini juga telah meraup $23 juta atau Rp356 miliar di Jepang menjelang perilisannya di Amerika Serikat, yang berarti bahwa film tersebut kini telah meraup sekitar $35 juta (Rp 542 miliar) di seluruh dunia, dibandingkan dengan anggaran yang dilaporkan sangat minim yaitu $15 juta (Rp 232 miliar).

Nah, di balik kesuksesan film Godzilla Minus One ini ada hal menarik lainnya, yaitu proses kreatif menciptakan raungannya. Seperti diketahui menonton Godzilla tanpa raungan yang bikin keder dan bulu kuduk merinding, ibarat sayur tanpa garam.

Godzilla dan raungannya tak bisa dipisahkan. Hal ini pula yang membuat tim kreatif Kaiju ini terus mencari dan mengeksplorasi suara raungan yang membahana.

Dalam sebuah wawancara dengan A Frame, tim suara di balik film pemenang Oscar tersebut menjelaskan dengan tepat bagaimana mereka menyatukan auman Godzilla yang baru, suara menakjubkan yang menandai trailer pertama film tersebut terdengar lebih baik dalam konteksnya.

Baca  Viral dan Menghibur, Ini Fakta di Balik Pocong yang Bersepeda di Jalanan Malang saat Siang Bolong

Menurut penulis-sutradara Takashi Yamazaki, dia dan tim suara memutuskan untuk membuat suara gemuruh terbaru dengan memutar ulang audio asli di ruang yang memungkinkan terjadinya gema dan gaung yang besar.

“Kami ingin memainkannya di ruang terbuka yang luas. Jadi kami menyewa stadion bisbol dan membawa sekitar 10 orang sound guys,” kata Yamazaki.

“Kami memasang speaker dan mikrofon, menggunakan speaker milik stadion bisbol, dan memainkan suara gemuruh Godzilla yang asli,” lanjutnya.

Idenya berhasil. Gema dan cara audio memantul menciptakan perasaan seperti makhluk besar yang mengaum di lingkungan yang luas dan terbuka, lanjut Yamazaki kepada A Frame.

Ia juga mengungkapkan bahwa tim merekam suara gemuruh secara langsung saat ia berteriak melalui pengeras suara stadion.

“Itu menyenangkan dan sangat menarik, menampilkan ukuran dan skala Godzilla,” tambahnya.

Meskipun faktanya stadion itu kosong, para pembuat film mengatakan para kru masih menerima keluhan kebisingan.

“Kami mendapat banyak keluhan setelahnya dari tetangga yang tinggal di dekat stadion bisbol, mengatakan, ‘Ada monster besar yang mengaum di dekat rumah saya!'” jelas pembuat film tersebut.