INDONESIAONLINE – Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) resmi menjatuhkan sanksi kepada PSSI usai berakhirnya gelaran Piala Asia Futsal 2026 yang digelar di Indonesia. Keputusan tersebut diumumkan setelah Komite Disiplin dan Etik AFC melakukan evaluasi terhadap penyelenggaraan turnamen.
Meski harus menerima sanksi, pencapaian Timnas Futsal Indonesia di ajang ini tetap mencatat sejarah tersendiri. Untuk kali pertama sejak debut pada 2002, skuad Garuda berhasil menembus partai final Piala Asia Futsal. Pada laga puncak, Indonesia harus mengakui keunggulan Iran lewat adu penalti dengan skor 4-5 setelah bermain imbang 5-5 di waktu normal.
Hasil tersebut menjadi capaian terbaik Timnas Futsal Indonesia sepanjang keikutsertaannya di turnamen kontinental tersebut. Sebelumnya, prestasi tertinggi Indonesia hanya sampai babak perempat final pada edisi 2022 di Kuwait.
Dari sisi penyelenggaraan, AFC memberikan apresiasi tinggi kepada PSSI. Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengungkapkan bahwa AFC menilai Piala Asia Futsal 2026 sebagai salah satu turnamen terbaik, baik dari sisi kualitas pertandingan maupun antusiasme penonton.
“Mereka menyebut ini sebagai final terbaik yang pernah mereka saksikan. Sejak awal turnamen berjalan, AFC sangat mengapresiasi atmosfer dan dukungan penonton yang selalu penuh,” ujar Erick usai pertandingan final.
Namun, di balik pujian tersebut, PSSI tetap harus menerima hukuman akibat dua pelanggaran yang terjadi selama turnamen berlangsung. Berdasarkan keputusan Komite Disiplin dan Etik AFC, PSSI dinyatakan melanggar aturan terkait tanggung jawab terhadap perilaku penonton dan tata kelola pertandingan.
Pelanggaran terjadi pada laga grup A antara Indonesia melawan Korea Selatan pada 27 Januari 2026 serta pertandingan Iran kontra Afganistan pada 1 Februari 2026. Dalam laga Indonesia vs Korea Selatan, AFC menemukan adanya individu tanpa akreditasi yang memasuki area lapangan serta penonton yang turun ke lapangan setelah pertandingan. Atas pelanggaran itu, PSSI dikenai denda sebesar 11 ribu dolar AS atau sekitar Rp185 juta.
Pelanggaran kedua kembali terjadi pada laga terakhir grup D antara Iran dan Afganistan pada 1 Februari 2026. Pada pertandingan tersebut, lima penonton dilaporkan memasuki lapangan, yang dinilai sebagai kegagalan penyelenggara dalam menjaga ketertiban. Akibatnya, AFC menjatuhkan denda tambahan sebesar 3 ribu dolar AS atau sekitar Rp50 juta.
Dengan demikian, total sanksi finansial yang harus dibayarkan PSSI mencapai 14 ribu dolar AS atau setara sekitar Rp235 juta. AFC mewajibkan pembayaran denda tersebut dilakukan paling lambat 30 hari sejak keputusan resmi dikeluarkan.
