INDONESIAONLINE – Gubernur Kalimantan Timur, Dr H Rudy Mas’ud (Harum) memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas kiprah, kontribusi, dan semangat warga perantau asal Sinjai, Sulawesi Selatan, dalam mendukung roda kehidupan di Bumi Etam.
Gubernur Harum menilai warga Sinjai memiliki rekam jejak sejarah yang sangat baik dalam hal merantau, beradaptasi, hingga membangun kehidupan ekonomi yang kuat di tanah rantau. Kehadiran perantau asal Sinjai dinilai membawa energi positif lewat etos kerja yang tinggi.
“Ketika sampai di tempat baru, yang dibawa bukan hanya harapan untuk membangun kehidupan yang lebih baik, tetapi juga nilai, budaya, etos kerja, dan semangat persaudaraan,” ujar Gubernur Harum, Jumat (04/09/2026).
Dengan potensi besar tersebut, Gubernur Harum mendorong jajaran pengurus dan anggota Himpunan Masyarakat Sinjai (HIMAS) Kaltim untuk mengambil peran aktif dan tidak hanya menjadi penonton dalam pembangunan daerah.
“Sebab itu, ketika sudah sampai di Kalimantan Timur, jangan hanya jadi penonton. Jadilah motor penggerak dan pelaku sejarah pembangunan. Seperti yang dicontohkan Pak Ketua DPW HIMAS Kaltim,” ujar Rudy Mas’ud.
Secara khusus, Gubernur Harum menekankan pentingnya niat tulus dalam mengelola organisasi paguyuban kedaerahan. Ia mengingatkan bahwa keberadaan HIMAS Kaltim harus berfokus pada kebermanfaatan nyata bagi masyarakat luas.
“Saya titip pesan kepada semua pengurus yang baru dilantik, jangan cari jabatan di HIMAS, tetapi carilah pengabdian. Pengabdian kita hari ini akan menjadi warisan bagi generasi mendatang. Sebab, yang dicari bukan yang paling terkenal, tetapi siapa yang paling bermanfaat,” tegasnya.
Gubernur Harum berharap HIMAS Kaltim terus tumbuh menjadi wadah yang solid, inklusif, dan senantiasa hadir membawa kebaikan bagi seluruh warga Kalimantan Timur. “Mari buktikan warga Sinjai bukan hanya pandai merantau, tetapi juga pandai bersatu dan memberi manfaat. Selamat bekerja kepada semua pengurus. Ingat, sekali kita bersaudara pantang kita bercerai. Sekali kita berjanji, pantang kita berhenti sebelum memberi arti,” tutup Gubernur Harum. (ra/hel)
