Agama  

Rezeki dari Arah Tak Terduga bila Amalkan 6 Doa Ini

Ilustrasi berdoa (istock)

INDONESIAONLINE – Allah SWT sudah menetapkan  rezeki bagi setiap makhluk. Namun, rezeki tidak selalu berbentuk uang atau harta. Kesehatan, ilmu, keluarga, pekerjaan, kesempatan hingga ketenangan hati juga merupakan bagian dari karunia Allah SWT.

Meski rezeki telah diatur, seorang Muslim tetap diperintahkan untuk berikhtiar. Usaha tersebut kemudian disertai doa dan tawakal kepada Allah SWT.

Lantas, adakah doa yang bisa diamalkan agar Allah SWT memberikan rezeki dari jalan yang tidak pernah disangka sebelumnya?

Allah SWT menjelaskan  rezeki yang datang dari arah tak terduga dalam Al-Qur’an. Hal itu terdapat dalam Surat At-Talaq ayat 2-3:

وَّيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُۗ وَمَنْ يَّتَوَكَّلْ عَلَى اللّٰهِ فَهُوَ حَسْبُهٗ ۗاِنَّ اللّٰهَ بَالِغُ اَمْرِهٖۗ قَدْ جَعَلَ اللّٰهُ لِكُلِّ شَيْءٍ قَدْرًا٣

Artinya: “dan menganugerahkan kepadanya rezeki dari arah yang tidak dia duga. Siapa yang bertawakal kepada Allah, niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)-nya. Sesungguhnya Allahlah yang menuntaskan urusan-Nya. Sungguh, Allah telah membuat ketentuan bagi setiap sesuatu.” (QS. At-Talaq: 3)

Ayat tersebut menjadi pengingat bahwa pertolongan dan rezeki dari Allah SWT bisa datang melalui jalan yang sebelumnya tidak diperhitungkan manusia.

Rasulullah SAW juga mengajarkan pentingnya tawakal. Dalam hadis yang diriwayatkan Umar bin Khattab, Rasulullah SAW bersabda:

حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ سَعِيدٍ الْكِنْدِيُّ، حَدَّثَنَا ابْنُ الْمُبَارَكِ، عَنْ حَيْوَةَ بْنِ شُرَيْحٍ، عَنْ بَكْرِ بْنِ عَمْرٍو، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ هُبَيْرَةَ، عَنْ أَبِي تَمِيمٍ الْجَيْشَانِيِّ، عَنْ عُمَرَ بْنِ الْخَطَّابِ، قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ ” لَوْ أَنَّكُمْ كُنْتُمْ تَوَكَّلُونَ عَلَى اللَّهِ حَقَّ تَوَكُّلِهِ لَرُزِقْتُمْ كَمَا تُرْزَقُ الطَّيْرُ تَغْدُو خِمَاصًا وَتَرُوحُ بِطَانًا ” . قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ لاَ نَعْرِفُهُ إِلاَّ مِنْ هَذَا الْوَجْهِ . وَأَبُو تَمِيمٍ الْجَيْشَانِيُّ اسْمُهُ عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مَالِكٍ .

Artinya: “Rasulullah SAW bersabda, “Jika kamu bertawakal kepada Allah SWT dengan tawakal yang sebenarnya, maka Dia (Allah SWT) akan memberikan rezeki kepadamu sebagaimana burung diberikan rezeki, ia pergi di pagi hari dalam keadaan kosong, dan kembali di sore hari dalam keadaan kenyang.” (HR. Tirmidzi)

6 Doa Memohon Rezeki dari Allah SWT

Dilansir dari buku Doa-doa Terbaik Sepanjang Masa karya Ustaz Ahmad Zacky El-Syafa, terdapat sejumlah doa yang dapat diamalkan untuk memohon rezeki kepada Allah SWT.
Berikut di antaranya:

1. Doa Memohon Dicukupkan Kebutuhan

Doa pertama berisi permohonan agar Allah SWT memenuhi kebutuhan seseorang, termasuk ketika berada dalam kondisi kekurangan.

Arab:
اَللَّهُمَّ إِنَّهُمْ حُفَاةٌ فَاحْمِلْهُمْ، اَللَّهُمَّ إِنَّهُمْ عُرَاةٌ فَاكْسُهُمْ اللَّهُمإِنَّهُمْ حِيَاعٌ فَأَشْعُهُمْ

Latin:
Allaahuma innahum hufaatun fahmilhum, allaahumma innahum ‘uraatun faksuhun, allaahumma innahum jiyaa’un fa asybi’hum.

Artinya:
Ya Allah, sesungguhnya mereka telanjang kaki, maka bawalah mereka. Ya Allah, sesungguhnya mereka telanjang badan, maka berilah mereka pakaian. Ya Allah, sesungguhnya mereka lapar, maka kenyangkanlah mereka.” (HR Abu Dawud dan Baihaqi)

2. Doa agar Rezeki Tetap Mengalir hingga Akhir Usia

Doa berikut berisi permohonan agar rezeki dari Allah SWT tetap diberikan hingga seseorang mencapai usia lanjut dan akhir kehidupannya.

Arab:
اللَّهُمَّ اجْعَلْ رِزْقُكَ عَلَى عِنْدَ كِبَرِ سِنِى وَانْقِطَاعِ عُمْرِي

Latin:
Allaahummaj’al rizquka ‘alayya inda kibari sinii wangi-thaa’i’umrii.

Artinya:
Ya Allah… Jadikanlah rezeki-Mu selalu ada padaku sampai ketika aku sudah tua atau umurku sudah terputus (meninggal dunia).” (HR Thabrani)

3. Doa Meminta Rezeki yang Baik

Selain harta, seorang Muslim dianjurkan meminta rezeki yang baik sekaligus ilmu yang bermanfaat dan amal yang diterima Allah SWT.

Arab:
اللهم إلى استقلك رزقا طيباً وَعِلْمًا نَّافِعًا وَعَمَلاً مُتَقَبَّلاً

Latin:
Allaahumma innii as-aluka rizqan thayyiban wa ‘ilman naafi’an wa ‘amalan mutaqabbalan.

Artinya:
Ya Allah… Sesungguhnya aku memohon kepada-Mu rezeki yang baik, ilmu yang bermanfaat dan amal yang diterima.” (HR Al Mustaghfiri)

4. Doa Memohon Rezeki Halal

Rezeki yang dicari seorang Muslim bukan hanya banyak, tetapi juga diharapkan halal dan membawa keberkahan.

Berikut doa yang dapat diamalkan:

Arab:
اللهُمَّ يَا غَنِيٌّ يَا حَمِيدُ يَا مُبْدِءُ يَا مُعِيْدُ يَا رَحِيمُ يَا وَدُوْدُ أَغْنى بِحَلَالِكَ عَنْ حَرَامِكَ وَبِطَاعِتِكَ عَنْ مَعْصِيَتِكَ وَبِفَضْلِكَ عَمَّنْ سِوَاكَ

Latin:
Allaahumma yaa ghaniyyu yaa hamiidu ya mubdi-u yaa mu’iid yaa rahiimu yaa waduudu aghninii bihalalika ‘an haraamika wa bithaa’atika ‘an ma’shiyatika wa bifadlika anman siwaaka.

Artinya:
Ya Allah… Wahai Zat Yang Maha Kaya, Zat Yang Maha Terpuji, Zat Yang Maha Memulai, Zat Yang Maha Mengembalikan, Zat Yang Maha Belas Kasih, berilah kekayaan kepadaku dengan rezeki yang halal, jauhkan dari rezeki yang haram, dan dengan ketaatan kepada-Mu, jauhkan dari tindak maksiat kepada-Mu dan dengan karunia-Mu jauhkanlah siapa saja yang selain Engkau.”

5. Doa Memohon Rezeki Luas dan Halal

Doa berikut secara khusus memohon rezeki yang halal, luas dan baik tanpa kesulitan yang memberatkan.

Arab:
اللَّهُمَّ إِلى أَسْفَلْكَ عَنْ تَرْزُقَنِي رِزْقاً حَلالاً وَاسِعاً طَيِّبًا مِنْ غَيْرِ تَعَب وَلَا مَشَقَّةٍ وَلَا ضَيْرٍ وَلَا نَصَبٍ إِنَّكَ عَلَى كُلِّشَيْءٍ قَدِيرٌ

Latin:
Allaahumma innii as-aluka an tarzuqanii rizqan halaalan waasi’an thayyiban min ghairi ta’abin wa laa masyaqqatin wa laa dhairin wa laa nashabin innaka ‘alaa kulli syaiin qadiirun.

Artinya:
Ya Allah… Sesungguhnya aku memohon kepada-Mu rezeki yang halal, luas, baik, tanpa payah, sulit, membahayakan dan meletihkan dalam memperolehnya. Sesungguhnya Engkau Maha Berkuasa atas segala sesuatu.”

6. Doa Laa Haula Walaa Quwwata Illa Billah

Selain doa khusus, umat Islam juga dapat memperbanyak membaca kalimat laa haula walaa quwwata illaa billaah sebagai bentuk pengakuan bahwa segala daya dan kekuatan berasal dari Allah SWT.

Arab:
لَا حَوْلَ وَلا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيمِ

Latin:
Laa haula walaa quwwata illaa billahil ‘aliyyil ‘adziimi.

Artinya:
Tiada daya dan kekuatan hanyalah berasal dari Allah Zat Yang Maha Tinggi lagi Maha Agung.”

Dalam riwayat yang dicantumkan dalam materi tersebut disebutkan:

مَنْ قَالَ لَا حَوْلَ وَلا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيمِ مِائَةَ مَرَّةٍ فِي كُلِّ يَوْمٍ لَمْ يُصِبْهُ فَقْرًا اَبَدًا

Artinya: “Barang siapa yang membaca laa haula walaa quwwata illaa billahil ‘aliyyil ‘adziimi (Tiada daya dan kekuatan hanyalah berasal dari Allah Zat Yang Maha Tinggi lagi Maha Agung) sebanyak seratus kali dalam setiap hari, maka ia tidak akan terkena kefakiran selamanya.” (HR Ibnu Abid Dunya)

Demikian 6 doa yang bisa diamalkan agar rezeki datang dari berbagai penjuru arah. Rezeki yang datang tanpa diduga juga patut disambut dengan rasa syukur. Salah satu doa yang dapat dibaca ketika memperoleh rezeki tersebut adalah:

Arab:
اَلْحَمْدُ للهِ الَّذِي رَزَقَنِى هَذَا مِنْ غَيْرِ حَوْلٍ مِنِّي وَلَا قُوَّةٍ، اَللَّهُمَّ بَارِكْ فِيْهِ

Latin:
Alhamdulillaahilladzii razaqanii haadzaa min ghairi hauli minnii walaa quwwatin allahumma baariik lii fii hi.

Artinya:
Segala puji bagi Allah SWT, Zat yang telah memberikan rezeki ini dengan tanpa mengeluarkan daya dan kekuatan. Ya Allah… berikanlah berkah dalam rezeki yang telah Engkau berikan kepadaku itu.”

Pada akhirnya, doa bukan pengganti ikhtiar. Seorang muslim tetap perlu berusaha mencari rezeki dengan cara yang halal, kemudian menyerahkan hasilnya kepada Allah SWT.

Tawakal menjadi bagian penting dalam menjalani usaha tersebut, termasuk ketika rezeki yang diharapkan ternyata datang melalui jalan yang sebelumnya tidak pernah terpikirkan. (bn/hel)