INDONESIAONLINE – Komitmen tinggi untuk menyukseskan Sensus Ekonomi 2026 ditunjukkan Gubernur Kalimantan Timur Dr H Rudy Mas’ud (Harum). Rudy mengajak seluruh masyarakat dan pelaku usaha di Kalimantan Timur untuk berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang akan dilakukan Badan Pusat Statistik (BPS).
Ajakan tersebut disampaikan Rudy saat menerima audiensi Kepala BPS Provinsi Kaltim Mas’ud Rifai di Samarinda.
Menurut Rudy, sensus ekonomi memiliki peran strategis dalam menghasilkan data yang akurat sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan dan penguatan ekonomi daerah.
“Khusus di Kaltim, kami mengajak seluruh masyarakat, terutama para pelaku usaha, baik skala kecil maupun besar, untuk menyukseskan sensus ekonomi ini. Sensus ini penting untuk memotret dan memetakan pertumbuhan ekonomi daerah sehingga kita dapat mengetahui sektor-sektor yang perlu dikembangkan dan ditingkatkan,” ujarnya.
Rudy menilai, hingga saat ini masih terdapat sejumlah data ekonomi yang belum sepenuhnya menggambarkan kondisi riil di lapangan sehingga diperlukan pendataan yang lebih komprehensif.
“Karena sampai saat ini angkanya belum sepenuhnya empiris dan masih banyak didasarkan pada estimasi, khususnya untuk usaha besar di sektor pertambangan dan migas,” katanya.
Rudy juga menyoroti kontribusi sektor migas terhadap daerah, termasuk pentingnya transparansi data dalam mengukur dampak ekonomi yang dihasilkan.
“Salah satunya perusahaan migas ENI yang telah beroperasi sejak 2017 di wilayah Kaltim, namun hingga kini belum memberikan participating interest (PI) kepada Kaltim. Padahal sumber daya alam yang dieksploitasi merupakan milik masyarakat Kaltim,” ujar Rudy.
Melalui Sensus Ekonomi 2026, Pemprov Kaltim berharap tersedianya data yang lebih akurat dan terukur untuk mendukung perencanaan pembangunan, meningkatkan investasi, serta memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan. (ra/hel)













