INDONESIAONLINE – SMK EL-Hayat Malang tidak hanya sukses menjadi tuan rumah Samuraian Festival 2026, tetapi juga menorehkan prestasi dalam ajang kompetisi modifikasi dan pengecatan otomotif tingkat pelajar tersebut. Kontingen sekolah ini berhasil meraih juara 2 di tengah persaingan siswa SMK se-Malang Raya dan Pasuruan.
Festival yang diinisiasi PT Samurai Paint Indonesia itu berlangsung selama tiga hari, pada 26–28 Oktober 2026. Kegiatan ini diikuti ratusan pelajar dari berbagai SMK yang memiliki program keahlian teknik otomotif dan rekayasa kendaraan.
Samuraian Festival 2026 menjadi ruang bagi para siswa untuk menunjukkan kemampuan, kreativitas, serta keterampilan dalam bidang spray painting atau pengecatan kendaraan. Kompetisi tersebut juga memberikan kesempatan kepada peserta untuk mengenal teknik pengecatan berstandar industri profesional.
Ketua Pelaksana Samuraian Festival 2026 Shalihen ST mengapresiasi tingginya partisipasi pelajar serta dukungan berbagai pihak yang membuat kegiatan berlangsung lancar.
Menurut dia, festival ini tidak sekadar menjadi ajang perlombaan, tetapi juga sarana mempertemukan pendidikan vokasi dengan kebutuhan industri kreatif otomotif.
“Samuraian Festival 2026 bukan sekadar kompetisi atau pameran, melainkan wadah strategis untuk menjembatani dunia pendidikan vokasi dengan standar industri kreatif otomotif masa kini. Kami ingin para siswa tidak hanya terampil secara teori, tetapi juga memiliki mental kompetitif dan standar pengerjaan profesional yang siap diserap dunia kerja,” ungkap Shalihen.
Ia juga menilai keberhasilan siswa SMK El-Hayat meraih posisi kedua menunjukkan bahwa keterampilan yang dikembangkan di sekolah mampu bersaing dalam kompetisi yang melibatkan penilaian dari kalangan industri.
Sementara, Kepala SMK El-Hayat Dr Shalihin SPdI MM menyampaikan rasa syukur atas prestasi yang diraih para siswa. Ia menilai pencapaian tersebut merupakan hasil dari kedisiplinan, ketekunan, dan kreativitas siswa, disertai pendampingan para guru.
“Alhamdulillah, prestasi sebagai Juara 2 ini merupakan buah dari kedisiplinan, ketekunan, dan kreativitas luar biasa yang ditunjukkan oleh anak-anak kami. Menjadi tuan rumah sekaligus menorehkan prestasi di tingkat regional Malang Raya dan Pasuruan adalah kebanggaan besar bagi keluarga besar SMK El-Hayat,” ujarnya.
Shalihin menambahkan, penyelenggaraan festival di lingkungan sekolah memberikan manfaat bagi siswa, khususnya dalam mengembangkan kompetensi sesuai program keahlian teknik kendaraan.
Kolaborasi antara lembaga pendidikan dan dunia industri, termasuk PT Samurai Paint Indonesia, dinilai penting untuk membantu siswa memahami perkembangan teknologi serta standar kerja yang berlaku di sektor otomotif.
“Kami menyambut baik dan merasa bangga atas terselenggaranya Samuraian Festival 2026 di kampus SMK El-Hayat. Kegiatan ini memberikan ruang nyata bagi para siswa SMK se-Malang Raya dan Pasuruan untuk mengasah kreativitas, memperluas jejaring antarsekolah, serta memahami tren teknologi pengecatan otomotif terkini langsung dari ahlinya,” kata Shalihin.
Di ajang ini, di atas SMK El-Hayat, SMKN 1 Wonorejo Pasuruan keluar sebagai juara satu. Sedangkan juara tiga disabet SMK Widyagama Malang.
Workshop hingga Kompetisi Airbrush
Selama pelaksanaan, Samuraian Festival 2026 menghadirkan sejumlah agenda yang berkaitan dengan pengembangan keterampilan otomotif. Kegiatan tersebut meliputi lokakarya teknik pengecatan dari tingkat dasar hingga lanjutan, demonstrasi produk inovatif Samurai Paint, serta kompetisi airbrush dan spray painting antarpelajar.
Peserta juga dapat menyaksikan pameran hasil modifikasi sepeda motor yang merupakan karya siswa SMK. Berbagai kegiatan tersebut memberikan kesempatan kepada pelajar untuk mengembangkan ide kreatif sekaligus mempraktikkan keterampilan teknis secara langsung.
Shalihen menegaskan bahwa kompetisi pengecatan kendaraan membutuhkan ketelitian, penguasaan teknik, dan pemahaman proses refinishing atau penyempurnaan kembali lapisan cat kendaraan. Karena itu, capaian juara 2 yang diraih kontingen SMK El-Hayat menjadi dorongan bagi sekolah untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran praktik dan pembinaan kompetensi siswa.
Festival kemudian ditutup dengan penyerahan trofi dan penghargaan kepada para pemenang. Selain menjadi ajang unjuk kemampuan, kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan teknisi muda otomotif yang kreatif, memiliki jiwa kewirausahaan, serta siap menghadapi kebutuhan industri kreatif otomotif di Indonesia.
Keberhasilan penyelenggaraan Samuraian Festival 2026 sekaligus menjadi momentum bagi SMK El-Hayat untuk memperkuat hubungan antara pendidikan kejuruan dan dunia industri, serta mendorong siswa agar terus berinovasi dan meningkatkan keterampilan profesional. (rds/hel)







