INDONESIAONLINE – Gubernur Kalimantan Timur Dr H Rudy Mas’ud (Harum) memberikan dukungan penuh terhadap inovasi Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Provinsi Kalimantan Timur melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaborasi. Program itu dinilai sebagai upaya mempercepat penanggulangan kemiskinan di wilayah pedesaan.
Program tersebut merupakan implementasi sinergi pentahelix yang melibatkan pemerintah, perguruan tinggi, dunia usaha, dan berbagai pemangku kepentingan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.
Menurut Rudy, persoalan kemiskinan tidak dapat diselesaikan oleh pemerintah sendiri, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk kalangan akademisi melalui pelaksanaan KKN mahasiswa.
“Penanganan kemiskinan harus dilakukan secara serius, terpadu, dan berkelanjutan dengan memperkuat sinergi dan kolaborasi semua pihak, termasuk lembaga pendidikan tinggi melalui pelibatan mahasiswa yang melaksanakan KKN untuk membantu program-program DPMPD dalam menurunkan angka kemiskinan di daerah,” ujarnya.
Rudy menilai kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat melalui KKN dapat memberikan kontribusi nyata, baik dalam pemberdayaan masyarakat, pendampingan program pembangunan desa, maupun penguatan potensi ekonomi lokal.
Ia berharap program KKN Kolaborasi mampu menjadi model kerja sama yang berkelanjutan dalam mendukung pembangunan desa, sekaligus mempercepat upaya penurunan angka kemiskinan di Kalimantan Timur melalui kolaborasi lintas sektor. (ra/hel)







