Tak Banyak Diketahui, Ini Deretan Brand Fashion Milik Palestina

 

INDONESIAONLINE – Perang yang berkecamuk antara Israel versus Palestina memicu boikot terhadap sejumlah brand fashion. Brand-brand fashion itu diboikot lantaran dianggap pro-Israel.

Namun, tallk banyak yang tahu bahwa Palestina memiliki sejumlah brand fashion. Bahkan, meski negaranya lagi diselimuti perang melawan Israel, sejumlah brand fashion asal Palestina mengalami peningkatan penjualan. Kebanyakan produk fashion Palestina itu tidak ada di toko offline Indonesia dan hanya bisa dibeli secara online.

Apa saja brand-brand asal Palestina tersebut?

PaliDrip

PaliDrip merupakan brand pakaian yang dibuat oleh keluarga Palestina sebagai cara untuk membawa keindahan wastra Palestina ke negara-negara lain.

Koleksi PaliDrip berupa kaus, topi, vase HP, dan aksesori lain dengan desain trendi. Setiap pembelian produknya akan dijadikan sumbangan makanan kepada masyarakat Palestina.

KUVRD

Produk  milik Palestina ini berupa pakaian luaran yang dibuat dengan potongan modis. KUVRD  juga memiliki program distribusi makanan yang disebut Karam mrlalui kerja sama dengan Human Concern International.

KURVD mendonasikan makanan kepada keluarga yang membutuhkan dari setiap 10 dolar yang dibelanjakan pada pembelian. Untuk saat ini, KURVD mendistribusikan makanan ke kamp-kamp pengungsi di Jalur Gaza.

PaliRoots

PaliRoots membuat produk yang terinspirasi oleh budaya, identitas, dan masyarakat Palestina. Ini bukan hanya sekadar brand, tapi juga sebuah gerakan.

PaliRoots juga memiliki dua program amal, yaitu program makanan PaliRoots dan proyek pendanaan PaliRoots. Setelah pesanan pertama, makanan akan disumbangkan untuk setiap 25 dolar yang dibelanjakan.

PurePali

PurePali termasuk merek streetwear yang berbasis di Brooklyn, New York, Amerika Serikat. Produknya menampilkan identitas dan solidaritas Palestina melalui desain modern.

Sebagian keuntungan PurePali disumbangkan ke PCRF untuk membantu memberikan perawatan medis kepada anak-anak di Palestina dan Timur Tengah.

Deerah

Brand ini menjual baju dengan potongan kimono warna-warni yang cocok dipadukan dengan celana denim. Juga ada jaket jubah atau thobe tradisional untuk dikenakan pada acara spesial.

Deerah menawarkan berbagai macam tatreez buatan tangan yang tak lekang oleh waktu serta produk bordir.

Meera Adnan

Beroperasi dari Kota Gaza, desainer Palestina Meera Adnan buat produk pakaian unisex dan kontemporer.

Meera mengaku karyanya mengambil referensi agama dan politik di wilayah tersebut yang membentuk “monolog visual romantis dan nostalgia dari Kota yang Dikepung”.

Nol Collective

Nol Collective merupakan merek fashion politik feminis yang mencakup dan mencerminkan budaya, praktik etika, serta keadilan sosial Palestina.

Produk mereka diproduksi oleh koperasi perempuan dan usaha kecil yang dikelola keluarga di Gaza dan Tepi Barat. Mereka menyediakan pakaian sehari-hari dengan warna-warma soft.

el Bustan

Produk el Bustan menampilkan kekayaan budaya dan warisan Palestina yang mengakar melalui produk modern serta buatan tangan yang dibuat oleh pengrajin tradisional, pengusaha, koperasi wanita, seniman dan desainer, serta pabrik di Palestina

Merek ini melestarikan warisan Palestina sekaligus meningkatkan taraf hidup masyarakat setempat.

Sunbula

Bermula dari toko kerajinan sederhana, kemudian berubah menjadi organisasi perdagangan yang mendukung perempuan dan komunitas marginal di Tepi Barat, Jalur Gaza, dan komunitas Palestina di Yerusalem.

Brand Sunbula ini bekerja sama dengan 25 organisasi yang membantu pengrajin mengembangkan kerajinan tradisional seperti sablon, kerajinan kulit, pembuatan perhiasan, kain kempa wol, sulaman Palestina, tenun Badui dan Majdawali, ukiran kayu zaitun, sabun minyak zaitun, keranjang, dan keramik.

Falastini Brand

Produksi Falastini antara lain thobes, mukena, dan hoodies hingga perhiasan, dompet, hiasan dinding, dan dekorasi rumah.

Falastini Brand berbagi desain berkualitas tinggi dari produk-produk pengaruh Palestina yang mengusung warisannya dengan sentuhan modern. (red/hel)