Advertorial

3 Gugatan ke Jokowi Gugur, Otto: Jangan Lagi Percaya Narasi Menyudutkan

25
×

3 Gugatan ke Jokowi Gugur, Otto: Jangan Lagi Percaya Narasi Menyudutkan

Sebarkan artikel ini

INDONESIAONLINE  – Pengacara kawakan yang menjadi ketua tim kuasa hukum Joko Widodo, Otto Hasibuan mengatakan bahwa ada tiga gugatan terhadap Joko Widodo (Jokowi) yang gugur atau tidak dikabulkan di peradilan. Hal tersebut menjadi bukti bahwa tuduhan yang menyudutkan presiden ke-7 Indonesia itu tidak benar.

Menurut Otto, tiga putusan yang tidak dikabulkan peradilan itu diibaratkan dengan pertandingan sepak bola. “Jadi,kalau boleh kita ibaratkan pertandingan sepak bola, ini (skornya) 3-0. Tiga gugatan ini semuanya tidak dikabulkan oleh peradilan, satu melalui PTUN dan dua PN Jakarta Pusat,” ungkap Otto, dilansir Live TikTok Kompascom.

Otto menilai jika putusan ini menjadi landasan penting bahwa masyarakat jangan lagi percaya terhadap narasi yang berkembang. Dalam narasi yang beredar, Jokowi dan keluarganya seakan-akan melakukan hal yang melanggar hukum.

“Jadi dampak yang kita simpulkan bahwa tuduhan selama ini kepada bapak Insinyur Joko Widodo, sama sekali tidak benar,” ujarnya.

Menurut Otto, selama ini bukan hanya Jokowi yang dinarasikan dan disudutkan dengan narasi melanggar hukum, namun juga keluarga, termasuk ibu Iriana Jokowi.

Baca  Hubungan Jokowi-Megawati, Pramono Anung: Baik-Baik Saja

“Ibu Iriana, ibu negara juga dijadikan terduga di perkara. Jadi coba bayangkan, seorang ibu negara yang hanya duduk mendampingi suaminya, juga dituduh. Walaupun secara hukum boleh-boleh saja menjadi terduga. Tapi mestinya harus ada dasarnya,” jelas Otto.

Meski gugatan ini menyakitkan, namu kata Otto ada dampak positif yang bisa dipetik. Karena dengan adanya gugatan ini justru memberikan abolisi dan argumen yang kuat bagi Jokowi dan keluarga, bahwa apa yang dituduhkan selama ini sungguh-sungguh tidak terbukti.

“Jadi kami berpendapat bahwa meskipun ini sangat menyakitkan sebenarnya, karena tuduhan ini sebenarnya tidak benar, tapi kami mengambil manfaat yang positif,” ujarnya.

“Kalau tidak ada gugatan ini, berarti orang nanti akan membuat narasi yang buruk tentang status daripada Pak Joko Widodo dan keluarga. Tanpa ada yang bisa membuktikan sebaliknya,” imbuh Otto.

Dia juga mengajak masyarakat untuk tidak lagi menuduh Jokowi atau keluarganya melakukan perbuatan yang melawan hukum. Selain itu, dia mengatakan semestinya tuduhan-tuduhan lainnya juga gugur setelah adanya putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait perselisihan hasil pemilu (PHPU).

Baca  Kampung Kertoembo: Dihuni 4 KK, Durasi Matahari 5 Jam/Hari

“Semuanya itu dibuktikan dalam persidangan yang begitu ketat, bagaimana ngototnya mereka. Tapi puji Tuhan hari ini semuanya sudah berakhir,” katanya.

Untuk diketahui, tiga perkara gugatan terhadap Jokowi itu di antaranya, gugatan melalui PTUN terkait dengan Jokowi yang dituduh melakukan politik dinasti. Menurutnya gugatan tersebut dinyatakan tidak diterima di PTUN.

Gugatan kedua melalui Pengadilan Negeri Jakarta Pusat terkait dengan tuduhan ijazah palsu Jokowi. Gugatan itu pun kemudian dinyatakan tidak dapat diterima oleh majelis hakim pengadilan.

Dan gugatan ketiga, ada pihak yang menggugat bahwa Jokowi telah melakukan perbuatan hukum karena tidak menghalangi KPU dalam pencalonan Gibran Rakabuming Raka sebagai calon wakil presiden. (bin/hel)