INDONESIAONLINE – Hipertensi atau tekanan darah tinggi termasuk penyakit kronis yang perlu diwaspadai. Meski sering tidak menimbulkan gejala, kondisi ini dapat meningkatkan risiko penyakit serius seperti gangguan jantung, stroke, hingga kerusakan ginjal.
Tekanan darah tinggi terjadi ketika tekanan pada dinding arteri berada di atas batas normal, yakni lebih dari 130/80 mmHg.
Salah satu cara efektif untuk membantu mengendalikannya adalah dengan menjalani pola hidup sehat, terutama melalui asupan makanan bergizi.
Beberapa jenis makanan diketahui mampu membantu menurunkan tekanan darah, khususnya yang kaya nitrat dan kalium. Kandungan tersebut berperan dalam merelaksasi pembuluh darah serta memperlancar aliran darah.
Mengutip Health.com (10/4), berikut sejumlah makanan yang dapat membantu menjaga tekanan darah tetap stabil:
1. Sayuran hijau
Sayuran berdaun hijau seperti kale dan bayam mengandung nitrat alami yang penting bagi tubuh. Zat ini akan diubah menjadi oksida nitrat, yang berfungsi membantu mengatur tekanan darah.
Selain itu, sayuran hijau juga menjadi bagian penting dari pola makan DASH (Dietary Approaches to Stop Hypertension) karena efektif mendukung pengendalian tekanan darah serta menggantikan makanan tinggi garam.
2. Buah tinggi kalium
Buah seperti pisang dan alpukat kaya akan kalium yang membantu tubuh membuang kelebihan natrium. Proses ini berkontribusi dalam menurunkan tekanan darah dan membuat pembuluh darah lebih rileks.
Ahli gizi menyebutkan bahwa peningkatan asupan kalium sangat membantu tubuh menyeimbangkan kadar natrium saat tekanan darah meningkat.
3. Buah bit
Bit dikenal kaya nitrat dan kalium yang bermanfaat untuk kesehatan pembuluh darah. Dalam tubuh, nitrat diubah menjadi oksida nitrat yang membantu melebarkan pembuluh darah sehingga aliran darah menjadi lebih lancar.
Selain itu, bit juga mengandung antioksidan seperti betalain, flavonoid, dan polifenol yang berperan dalam mengurangi peradangan serta menjaga kesehatan jantung.
4. Ikan berlemak
Jenis ikan seperti salmon, sarden, dan makarel mengandung asam lemak omega-3, terutama EPA dan DHA. Nutrisi ini membantu mengurangi peradangan dan meningkatkan fungsi pembuluh darah.
Konsumsi ikan berlemak secara rutin, sekitar dua hingga tiga kali per minggu, dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit kardiovaskular dan tekanan darah yang lebih terkontrol.
5. Cokelat Hitam
Cokelat hitam dengan kandungan kakao minimal 70% juga dapat memberikan manfaat bagi tekanan darah. Kandungan flavonol di dalamnya membantu menjaga elastisitas pembuluh darah serta meningkatkan aliran darah. Selain itu, flavonol berfungsi melindungi pembuluh darah dari kerusakan akibat stres oksidatif. (ars/hel)













