Marquez Tak Mau Menyerah, Kemenangan di Brno Buka Peluang Rebut Gelar Juara Dunia

Marc Marquez sukses menjuarai MotoGP Ceko. Kemenangan itu membuka peluang bersaing merebut juara dunia tahun ini. (marcmarquez93)

INDONESIAONLINE – Marc Marquez kembali menunjukkan performa impresif dengan menjuarai MotoGP Ceko 2026 yang berlangsung di Sirkuit Brno, Minggu (21/6) malam WIB. Hasil tersebut menjadi kemenangan keduanya secara beruntun musim ini sekaligus menghidupkan kembali peluangnya dalam perebutan gelar juara dunia.

Pebalap berjuluk The Baby Alien itu finis terdepan setelah mengungguli Ai Ogura di posisi kedua dan Francesco Bagnaia yang melengkapi podium ketiga.

Tambahan 25 poin membuat Marquez melonjak ke peringkat keempat klasemen sementara MotoGP 2026 dengan koleksi 140 poin. Ia kini hanya terpaut 40 poin dari pemuncak klasemen, Marco Bezzecchi, yang telah mengumpulkan 180 poin.

Pencapaian tersebut terasa istimewa mengingat Marquez sempat menjalani awal musim yang berat. Dalam empat seri pertama, pebalap asal Spanyol itu gagal naik podium, bahkan dua kali tidak mampu menyelesaikan balapan.

Kesulitannya bertambah setelah mengalami kecelakaan saat sprint race MotoGP Prancis 2026 yang menyebabkan cedera. Insiden itu membuatnya absen pada balapan utama di Prancis dan seri berikutnya di MotoGP Catalunya.

Meski kini kembali masuk dalam persaingan perebutan gelar, Marquez memilih untuk tidak terburu-buru. Ia menegaskan ingin tetap fokus menghadapi setiap balapan yang tersisa. “Saya tak bisa mengatakan tidak (soal persaingan juara). Saya sempat merasa sudah keluar dari persaingan, terutama setelah Mugello dan ketika saya berada di rumah sakit,” ujar Marquez, dikutip dari Crash.

“Ketika kehilangan dua balapan, saya menganggap peluang itu sudah hilang. Namun sekarang, entah bagaimana saya hanya tertinggal 40 poin dari pemimpin klasemen,” lanjutnya.

Marquez menilai seri berikutnya di Assen akan menjadi ujian yang tidak mudah karena karakter sirkuit tersebut selama ini kurang bersahabat baginya. “Saya harus tetap tenang di Assen karena itu adalah lintasan yang selalu menyulitkan saya, bahkan ketika sedang berada dalam performa terbaik. Setelah itu, kami akan melihat apakah di Sachsenring dan usai jeda musim panas kami bisa mulai tampil lebih menyerang,” kata juara bertahan MotoGP tersebut. (hsa/hel)