INDONESIAONLINE – Komitmen mendukung internasionalisasi pendidikan di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang kembali ditunjukkan Fakultas Sains dan Teknologi (FST). Kali ini, FST secara resmi melepas mahasiswa peserta program International Internships di King Mongkut’s University of Technology Thonburi (KMUTT) Thailand dalam sebuah seremoni yang digelar di ruang sidang lantai I FST UIN Malang, Senin (22/6/2026).
Acara pelepasan dipimpin Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Prof Dr H Triyo Supriyatno MAg yang didampingi Dekan FST Dr H Agus Mulyono SPd MKes. Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran pimpinan fakultas, dosen pembimbing, International Office, serta para mahasiswa peserta program.
Program magang internasional di KMUTT merupakan bagian dari implementasi kerja sama internasional yang dikembangkan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Tujuannya untuk memperluas pengalaman akademik dan profesional mahasiswa di tingkat global.
Dalam sambutannya, Triyo Supriyatno menyampaikan bahwa program tersebut menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk meningkatkan kompetensi akademik, keterampilan profesional, serta kemampuan beradaptasi di lingkungan multikultural. Ia juga mengingatkan para peserta agar menjaga integritas, disiplin, dan nama baik kampus maupun Indonesia selama menjalani program di Thailand.
“Mahasiswa yang berangkat ke Thailand tidak hanya membawa identitas pribadi, tetapi juga membawa nama baik UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dan Indonesia. Karena itu, jagalah integritas, disiplin, dan tunjukkan kualitas terbaik selama mengikuti program ini,” ujarnya.
Sementara, Agus Mulyono menilai keikutsertaan mahasiswa dalam program magang internasional merupakan strategi fakultas dalam mencetak lulusan yang memiliki daya saing global serta mampu berkontribusi terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di tingkat internasional. Menurut dia, pengalaman belajar di lingkungan akademik dan riset internasional akan menjadi bekal penting bagi mahasiswa untuk memperkuat kompetensi profesional sekaligus memperluas jejaring global.
Selama mengikuti program tersebut, mahasiswa akan terlibat dalam berbagai kegiatan akademik, penelitian, dan pengembangan teknologi sesuai bidang keilmuan masing-masing. Selain meningkatkan kemampuan teknis, program ini juga diharapkan mampu memperkuat keterampilan komunikasi internasional, kolaborasi lintas budaya, serta pemahaman terhadap dinamika dunia kerja global.
Prosesi pelepasan berlangsung dalam suasana penuh semangat. Para peserta memperoleh arahan, motivasi, dan doa bersama sebelum keberangkatan agar program magang internasional dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi pengembangan kompetensi mereka. (ars/hel)













