Bangun Generasi Unggul, FST UIN Malang Kenalkan Budaya Akademik dan Kepedulian Lingkungan lewat PBAK 2026

Mahasiswa baru Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UIN Malang mengikuti PBAK 2026. (ist)

INDONESIAONLINE – Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menggelar Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) 2026 sebagai bagian dari penyambutan mahasiswa baru tahun akademik 2026/2027. Kegiatan yang berlangsung pada 22–23 Agustus 2026 di Kampus 1 UIN Maliki Malang tersebut menjadi kesempatan bagi mahasiswa baru untuk mengenal lingkungan akademik sekaligus mempersiapkan diri memasuki kehidupan kampus.

PBAK FST 2026 tidak hanya difokuskan sebagai kegiatan orientasi. Agenda tersebut juga menjadi tahap awal untuk membentuk karakter serta identitas mahasiswa dalam kehidupan akademik dan kemahasiswaan. Berbagai nilai akademik, karakter keilmuan, kepemimpinan, organisasi, hingga ruang pengembangan potensi mahasiswa diperkenalkan selama kegiatan berlangsung.

Suasana kebersamaan dan akademik mulai terlihat sejak rangkaian pembukaan. Jajaran pimpinan fakultas, pimpinan program studi, serta organisasi mahasiswa turut hadir dalam kirab penyambutan mahasiswa baru. Kehadiran mereka menjadi simbol diterimanya mahasiswa baru sebagai bagian dari keluarga besar FST.

Prosesi tersebut dilanjutkan dengan penyematan selempang dan almamater kepada perwakilan mahasiswa baru. Penyematan itu sekaligus menandai dimulainya perjalanan mereka sebagai bagian dari sivitas akademika Fakultas Sains dan Teknologi UIN Malang.

Dalam kegiatan tersebut, Dekan FST Dr Agus Mulyono MKes juga memberikan pengarahan melalui dialog interaktif bersama mahasiswa baru. Selain mengenalkan arah pengembangan fakultas, forum tersebut digunakan untuk menanamkan pemahaman bahwa keberhasilan mahasiswa di perguruan tinggi tidak hanya ditentukan oleh prestasi akademik.

“Mahasiswa harus memiliki integritas, kemampuan berpikir kritis, kepedulian terhadap lingkungan sosial, serta kemampuan beradaptasi menghadapi berbagai perubahan,” ujar Agus Mulyono.

Untuk membantu mahasiswa memahami lingkungan akademiknya, FST memperkenalkan karakteristik keilmuan dan proses pembelajaran pada tujuh program studi. Program studi tersebut meliputi Matematika, Biologi, Kimia, Fisika, Teknik Informatika, Teknik Arsitektur, serta Perpustakaan dan Sains Informasi.

Pengenalan program studi memberikan gambaran awal kepada mahasiswa mengenai bidang ilmu yang akan dipelajari. Selain itu, mahasiswa memperoleh wawasan tentang berbagai kesempatan untuk mengembangkan kompetensi selama menempuh pendidikan di perguruan tinggi.

Aspek kemahasiswaan juga menjadi bagian penting dalam PBAK. SEMA (Senat Mahasiswa) dan DEMA (Dewan Mahasiswa) FST memperkenalkan organisasi mahasiswa sekaligus menjelaskan perannya sebagai wadah untuk mengembangkan kepemimpinan, kemampuan komunikasi, kolaborasi, serta kapasitas diri.

Dengan demikian, mahasiswa baru diarahkan untuk memahami bahwa proses pendidikan di perguruan tinggi tidak hanya berlangsung melalui perkuliahan, tetapi juga melalui berbagai pengalaman di luar kelas.

Sejumlah materi yang berkaitan dengan tantangan masa depan turut diberikan dalam PBAK FST 2026. Di antaranya green technology, paradigma ilmiah, kepemimpinan, dan keorganisasian. Materi tersebut diarahkan untuk membangun kesadaran mahasiswa mengenai pentingnya perkembangan sains dan teknologi yang tetap memperhatikan tanggung jawab sosial serta keberlanjutan lingkungan.

Agar pengenalan kampus tidak berlangsung secara kaku, PBAK FST 2026 juga diisi dengan berbagai kegiatan kreatif dan interaktif. Aktivitas tersebut dirancang untuk mempererat komunikasi antar mahasiswa, meningkatkan kepercayaan diri, sekaligus menciptakan rasa kebersamaan.

Penampilan seni, berbagai aktivitas mahasiswa, hingga flashmob turut mewarnai kegiatan. Selain menjadi sarana hiburan dan ekspresi, rangkaian tersebut juga ditujukan untuk menumbuhkan sense of belonging mahasiswa terhadap fakultas.

Penguatan kehidupan kemahasiswaan turut dilakukan melalui branding Duta FST dan pemberian apresiasi kepada peserta dalam sejumlah kategori. Selain itu, dilakukan penandatanganan MoU mentoring jurusan sebagai bagian dari upaya memberikan pendampingan kepada mahasiswa baru secara berkelanjutan.

Melalui program mentoring tersebut, proses adaptasi mahasiswa diharapkan tidak berhenti setelah PBAK berakhir, tetapi terus mendapatkan pendampingan selama menjalani kehidupan akademik dan kemahasiswaan.

FST UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menegaskan bahwa pendidikan mahasiswa tidak sebatas pada penguasaan bidang keilmuan. Mahasiswa juga dipersiapkan agar memiliki integritas, wawasan akademik, kemampuan bekerja sama, kepemimpinan, kreativitas, serta kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat.

PBAK FST 2026 pun menjadi titik awal bagi mahasiswa baru untuk menjalani perjalanan akademik sekaligus menjadi bagian dari tradisi keilmuan fakultas. Melalui proses tersebut, mahasiswa diharapkan mampu berkembang dengan mengintegrasikan ilmu dan nilai serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan peradaban.