INDONESIAONLINE – Asa Indonesia meraih medali emas bulu tangkis dari sektor ganda campuran Asian Games 2026 semakin terbuka. Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah sukses melangkah ke partai final setelah menumbangkan pasangan China, Feng Yanzhe/Huang Dongping.
Kemenangan tersebut diraih Amri/Nita dalam semifinal yang berlangsung di Ichinomiya City Municipal Gymnasium, Aichi, Jepang, Senin (28/9/2026) pagi. Pasangan Indonesia yang menempati peringkat 15 dunia itu menang dua gim langsung dengan skor 21-12, 21-14.
Hasil tersebut sekaligus mengantarkan Amri/Nita mencatat sejarah baru. Mereka menjadi ganda campuran Indonesia pertama yang berhasil mencapai final Asian Games sejak Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir pada edisi 2014 di Incheon, Korea Selatan. Artinya, setelah sekitar 12 tahun, Indonesia kembali memiliki wakil ganda campuran di partai puncak pesta olahraga terbesar di Asia tersebut.
Amri/Nita langsung tampil agresif sejak awal pertandingan. Tekanan yang mereka berikan membuat pasangan Feng/Huang kesulitan mengembangkan permainan, terutama saat beradu di area depan net.
Wakil Indonesia bahkan mampu membuka keunggulan cukup jauh hingga 7-2.
Permainan menyerang tersebut terus dipertahankan hingga interval. Amri/Nita masuk jeda dengan keunggulan 11-4.
Selepas interval, pasangan China mencoba bangkit. Feng/Huang mulai menemukan ritme permainan dan berhasil memperkecil jarak menjadi 11-15.
Namun, Amri/Nita tidak membiarkan lawannya semakin mendekat. Mereka kembali mencetak tiga angka beruntun untuk memperlebar keunggulan.
Feng/Huang hanya mampu memperoleh satu poin tambahan setelah Nita melakukan kesalahan di depan net.
Amri/Nita kemudian memastikan kemenangan di gim pertama dengan skor 21-12. Tiga poin beruntun menjadi penutup gim setelah penempatan shuttlecock Huang melebar.
Memasuki gim kedua, Feng/Huang mencoba mengubah permainan. Mereka membuka pertandingan dengan smes keras.
Nita langsung merespons melalui sambaran di depan net sehingga kedudukan kembali berimbang.
Pasangan China sempat memimpin 3-1, tetapi Amri/Nita tetap tenang dan mampu membalikkan keadaan menjadi 7-5.
Feng/Huang kembali mengejar hingga skor 8-8. Pertarungan sengit berlanjut sampai kedudukan 10-10. Kesalahan Feng di depan net kemudian membuat Amri/Nita berbalik unggul saat memasuki interval.
Selepas jeda, pasangan Indonesia mulai meninggalkan lawannya. Amri/Nita mampu unggul 15-10 setelah memanfaatkan sejumlah kesalahan yang dilakukan Feng/Huang.
Pasangan China hanya mampu menambah empat angka setelah itu.
Amri/Nita tetap menjaga keunggulan hingga akhirnya menutup gim kedua dengan skor 21-14. Pukulan Amri yang diarahkan ke area belakang lapangan menjadi penentu kemenangan. (hsa/hel)







