INDONESIAONLINE – Kentang kerap dijadikan alternatif pengganti nasi putih oleh orang yang sedang menjalani program penurunan berat badan. Selain dinilai mampu membantu mengontrol asupan kalori, kentang juga disebut dapat membuat perut kenyang lebih lama.
Lantas, seberapa besar manfaat kentang untuk mendukung keberhasilan diet? Spesialis gizi klinik dr Igus Ulfa Yaze SpGK membenarkan bahwa kentang dapat menjadi pilihan makanan yang mendukung upaya menurunkan berat badan. Salah satu keunggulannya adalah kandungan serat dan air yang relatif lebih tinggi dibandingkan nasi putih dalam berat porsi yang sama.
Menurut dr Yaze, kombinasi kedua kandungan tersebut membuat kentang berpotensi memberikan rasa kenyang lebih lama sehingga dapat membantu seseorang mengendalikan asupan makan. “Nah iya benar. Jadi, kentang ini tuh sebenarnya kayak punya ‘super power’ buat bikin kita kenyang lebih lama karena ada kandungan serat yang lebih tinggi dan ada kandungan air yang lebih tinggi dibandingkan nasi putih dengan porsi yang sama,” ujar dr Yaze.
Selain kandungan serat dan air, perbedaan jumlah kalori antara kentang dan nasi putih juga menjadi pertimbangan bagi orang yang sedang mengatur pola makan. Dengan berat masing-masing 100 gram, kentang memiliki kalori lebih rendah dibandingkan nasi putih.
Dokter Yaze menjelaskan, 100 gram kentang mengandung sekitar 85–100 kilokalori. Sementara itu, nasi putih dengan berat yang sama memiliki kandungan energi sekitar 150–175 kilokalori.
“Misalnya nasi putih 100 gram, terus kentang juga 100 gram, tapi ternyata kalorinya beda. Jadi, si kentang ini punya kalori 85 sampai 100 kilokalori. Sementara kalau nasi putih dia bisa sampai 150 sampai 175 kilokalorinya,” jelasnya.
Perbedaan tersebut membuat kentang bisa menjadi salah satu alternatif sumber karbohidrat bagi orang yang ingin mengurangi asupan kalori harian.
Kaya Nutrisi dan Bermanfaat bagi Penderita Hipertensi
Manfaat kentang tidak hanya berkaitan dengan pengendalian berat badan. Bahan pangan ini juga mengandung sejumlah nutrisi penting, di antaranya serat, vitamin C, dan kalium yang berperan dalam menjaga kesehatan tubuh.
Dokter Yaze menyebut kandungan kalium dalam kentang dapat memberikan manfaat bagi orang yang mengalami tekanan darah tinggi atau hipertensi. “Terus di kentang juga dia selain seratnya lebih banyak, dia juga ada vitamin C-nya, ada kaliumnya. Nah kaliumnya bagus nih buat orang-orang yang misalnya penderita hipertensi,” ungkapnya.
Ia menjelaskan bahwa kalium membantu mendukung pengaturan tekanan darah melalui perannya dalam membantu merelaksasi pembuluh darah. Dengan demikian, kecukupan asupan mineral tersebut menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan untuk menjaga tekanan darah tetap terkendali. “Jadi, dia bisa meregangkan dinding pembuluh darah, supaya nanti tensinya bisa lebih stabil. Jadi, lebih adem,” pungkas dr Yaze.
Meski dapat menjadi alternatif nasi putih, manfaat kentang untuk menurunkan berat badan tetap bergantung pada pola makan secara keseluruhan, jumlah porsi, serta cara pengolahannya. Kentang yang direbus atau dikukus tanpa tambahan lemak berlebihan dapat menjadi pilihan yang lebih sesuai untuk mendukung program diet. (hsa/hel)







