Heboh Bendera Israel Berkibar di Lamongan, Begini Faktanya

Bendera Israel berkibar di depan rumah warga di Lamongan. Pelaku diduga ODGJ. (ist)

INDONESIAONLINE – Pemasangan bendera Israel di sebuah rumah di Desa Made, Kecamatan Lamongan, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, menjadi perhatian warga setelah videonya beredar luas di media sosial. Warga yang memasang bendera tersebut diduga mengalami gangguan jiwa.

Video yang beredar memperlihatkan bendera Israel berkibar di sebuah rumah warga disertai sejumlah mural dan coretan di dinding. Menanggapi kejadian tersebut, pemerintah desa segera melakukan penanganan.

Sekretaris Desa Made, Khabbib Yaumiddin, menjelaskan bahwa pemilik rumah selama ini tinggal seorang diri sejak kedua orang tuanya meninggal dunia. Ia juga dikenal jarang bersosialisasi dengan warga sekitar.

Menurut Khabbib, pemilik rumah tersebut kerap mengekspresikan pikiran atau perasaannya melalui tulisan dan coretan di dinding rumahnya. “Kalau mengamuk tidak pernah. Orangnya lebih cenderung diam dan menyampaikan lewat tulisan-tulisan. Mungkin karena kondisi gangguan jiwa tersebut,” kata Khabbib.

Sementara, Penjabat (Pj) Kepala Desa Made, Suryo, menyampaikan bahwa bendera tersebut diturunkan setelah ramai menjadi perbincangan di media sosial.
Ia mengatakan, penurunan dilakukan bersama bintara pembina desa (babinsa), sekretaris desa, serta disaksikan oleh warga setempat.

“Sesuai dengan yang viral di media sosial, pemasangan bendera negara tertentu hari ini kita lepas bersama Pak Babinsa, Pak Sekdes, dan disaksikan warga setempat,” ujar Suryo.

Suryo berharap tidak ada lagi pemasangan kain serupa yang berpotensi menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Selain menurunkan bendera, pemerintah desa juga membersihkan coretan-coretan yang berada di sekitar lokasi.

Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga ketertiban serta menciptakan suasana yang aman dan nyaman bagi masyarakat Desa Made. (ars/hel)