Gelombang Demo Meluas di Eropa, Italia Memanas dan Portugal Hadapi Krisis Hunian

Demonstrasi masaa di Lisbon, ibu kota Portugal. (reuters)

INDONESIAONLINE – Gelombang demonstrasi yang menyoroti tingginya biaya hidup dan menuntut perbaikan sektor pendidikan di Prancis meluas ke sejumlah negara Eropa lainnya. Aksi serupa kembali digelar di Italia hingga Portugal, dengan beberapa demonstrasi di Italia berakhir ricuh.

Dilansir Reuters, Minggu (25/10/2026), unjuk rasa menentang perang dan lonjakan biaya hidup berlangsung di sejumlah kota besar Italia pada Sabtu (24/10/2026). Dalam aksi tersebut, terjadi beberapa insiden kekerasan yang memicu peningkatan pengamanan.

Pemerintah Italia mengerahkan personel kepolisian dalam jumlah besar untuk mengantisipasi situasi yang tidak terkendali. Sejumlah toko juga memilih menutup operasional sementara guna menghindari potensi kerusakan akibat kericuhan.

Situasi memanas di Turin, Roma, dan Bologna. Sementara itu, demonstrasi di Milan secara umum berlangsung damai.

Aparat keamanan telah menyiapkan langkah pengamanan ketat menyusul seruan untuk kembali menggelar demonstrasi yang ramai beredar di media sosial sepanjang pekan ini. Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah terulangnya kerusuhan seperti yang terjadi pada akhir pekan sebelumnya.

Sebelumnya, aksi protes di sejumlah kota di Italia pada pekan lalu juga berujung bentrokan dan penjarahan. Pengalaman tersebut mendorong pihak berwenang meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi gelombang demonstrasi terbaru.

Polisi Portugal Bubarkan Kamp Protes Perumahan di

Sementara di Portugal, kepolisian  membubarkan kamp demonstrasi yang menyoroti krisis perumahan di pusat Kota Lisbon pada Minggu (25/10/2026) dini hari. Dalam operasi tersebut, aparat mengamankan sejumlah demonstran.

Pembubaran dilakukan terhadap massa yang mendirikan tenda sebagai bentuk protes atas semakin sulitnya masyarakat mendapatkan hunian dengan harga terjangkau. Sejumlah orang dilaporkan mengalami luka ringan dalam insiden tersebut. Namun, hingga kini belum tersedia informasi pasti mengenai jumlah korban yang mengalami cedera.

Portugal saat ini menghadapi salah satu krisis keterjangkauan perumahan paling serius di Eropa. Harga properti di negara tersebut tercatat meningkat lebih dari dua kali lipat sejak 2017.

Kenaikan juga terjadi pada biaya sewa hunian. Harga sewa untuk kontrak baru dilaporkan hampir meningkat dua kali lipat dalam periode yang sama.

Situasi tersebut semakin menyulitkan masyarakat untuk memperoleh tempat tinggal yang layak, terutama kalangan anak muda yang menjadi salah satu kelompok paling terdampak oleh lonjakan harga rumah dan biaya sewa. (rds/hel)