Tak Perlu Beli Dua Produk, Makeup Artist Pao Hilda Bagikan Trik Contour Hemat dan Praktis

Merias wajah agar tampil lebih cantik. (istock)

INDONESIAONLINE – Penggunaan contour menjadi salah satu langkah penting dalam makeup untuk memberikan dimensi pada wajah. Namun, banyaknya pilihan produk contour, mulai dari cream, stick, liquid hingga powder, terkadang justru membuat seseorang bingung menentukan produk mana yang sebaiknya dibeli.

Makeup artist profesional Pao Hilda Afiani menjelaskan bahwa contour cream dan contour powder sebenarnya sama-sama memiliki fungsi untuk membentuk dimensi wajah. Keduanya memiliki perbedaan terutama dari segi tekstur dan urutan penggunaannya.

Pao menerangkan, contour dengan tekstur basah seperti cream, stick, dan liquid dikenal sebagai contour dalam. Produk ini diaplikasikan sebelum menggunakan bedak atau setting powder.

Sementara itu, contour powder memiliki tekstur kering menyerupai bedak dan umumnya digunakan setelah proses pengaplikasian bedak. Karena perbedaan urutan tersebut, keduanya juga kerap disebut sebagai contour dalam dan contour luar.

“Jadi, contour yang bentuknya cream, stick, terus liquid, yang dia basah begini, biasanya disebut contour dalam. Soalnya dipakainya sebelum bedakan. Terus ada lagi contour yang bentuknya kering, kayak bedak begini, ini biasanya disebut contour luar, dipakainya setelah bedakan,” jelas Pao.

Menurut dia, makeup artist profesional biasanya menggunakan kedua jenis contour tersebut untuk mendapatkan hasil riasan yang lebih maksimal. Contour basah diaplikasikan terlebih dahulu, kemudian dikunci menggunakan bedak, sebelum ditambahkan contour powder.

Teknik berlapis ini diharapkan bisa menghasilkan tampilan contour yang lebih halus sekaligus membantu makeup bertahan lebih lama.

Namun, bukan berarti seseorang harus membeli kedua jenis produk tersebut. Bagi yang ingin lebih praktis dan menghemat pengeluaran, Pao membagikan trik menggunakan contour powder dengan cara berbeda.

Berbekal pengalamannya bekerja di dunia pertelevisian yang menuntut proses makeup berlangsung cepat, ia terbiasa menggunakan contour powder langsung setelah base makeup.

“Jadi, kalau mau ngirit, gue punya jalan pintas nge-contour biar cepat dan hasilnya tetap mirip. Jadi, contour-nya cuma pakai contour powder,” imbuh Pao.

Dalam teknik tersebut, contour powder diaplikasikan setelah penggunaan base makeup seperti skin tint, cushion, maupun foundation, tetapi sebelum bedak.

Pao mencontohkan penggunaan contour powder dari Etude dengan bantuan kuas Artisan Pro. Produk kemudian diaplikasikan menggunakan teknik tap-tap secara perlahan agar base makeup di bawahnya tidak bergeser.

Menurut Pao, cara ini membuat contour powder seolah berfungsi seperti contour basah. Ketika wajah kemudian ditimpa bedak, hasil contour akan terlihat lebih menyatu dan memberikan efek blur sehingga tampak lebih halus.

“Jadi, contour powder-nya ini dianggap kayak contour basah. Kenapa sebelum bedakan? Soalnya pas ditimpa bedak akan dapat efek blurnya, jadi hasilnya lebih halus,” tambah Pao.

Lantas, bagaimana jika contour dirasa masih kurang setelah wajah selesai diberi bedak? Pao menyarankan untuk menambahkan contour powder kembali secara tipis-tipis sesuai kebutuhan. “Ya tinggal ditambah-tambahin saja tipis-tipis, Beb,” ungkapnya.

Dengan trik tersebut, Pao mengingatkan bahwa mendapatkan hasil contour yang rapi tidak selalu harus dilakukan dengan banyak produk. Pemilihan teknik aplikasi yang tepat juga bisa menjadi jalan pintas untuk menghasilkan makeup yang lebih praktis, efisien, dan tetap terlihat maksimal. (ir/hel)