INDONESIAONLINE – FIFA membuat keputusan kontroversial. Federasi sepak bola dunia membatalkan kartu merah penyerang Timnas Amerika Serikat, Folarin Balogun, yang diterima saat menghadapi Bosnia Herzegovina di babak 32 besar Piala Dunia 2026.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump pum menyambut positif keputusan FIFA itu. Melalui akun Truth Social miliknya, Minggu (5/7), Trump menyampaikan apresiasi kepada FIFA karena dinilai telah memperbaiki keputusan yang dianggapnya tidak adil.
“Terima kasih kepada FIFA karena telah melakukan hal yang benar dan membatalkan ketidakadilan besar,” tulis Trump dalam unggahannya.
FIFA sebelumnya resmi mencabut hukuman kartu merah yang diterima Balogun besar Piala Dunia 2026. Sebelumnya, Balogun diusir keluar lapangan pada menit ke-64 setelah kakinya memginjak kaki bek Bosnia Tarek Muharemovic.
Hukuman tersebut semula membuat penyerang berusia 25 tahun itu dipastikan absen saat Amerika Serikat menghadapi Belgia di babak 16 besar.
Namun, dua hari menjelang pertandingan 16 besar tersebut, FIFA mengubah keputusan dan menangguhkan sanksi yang dijatuhkan kepada Balogun. “Berdasarkan Pasal 27 FDC, penerapan skorsing pertandingan untuk pemain Amerika Serikat, Folarin Balogun, secara otomatis ditangguhkan selama masa percobaan satu tahun,” demikian bunyi pernyataan FIFA yang dikutip ESPN.
Keputusan itu memunculkan spekulasi adanya campur tangan pemerintah Amerika Serikat. Laporan ABC menyebut Gedung Putih sempat menghubungi FIFA setelah kemenangan Amerika Serikat atas Bosnia dan Herzegovina pekan lalu.
Dalam laporan tersebut disebutkan bahwa pihak Amerika Serikat meminta Presiden FIFA Gianni Infantino untuk meninjau kembali keputusan kartu merah yang diterima Balogun.
Sementara itu, Federasi Sepak Bola Amerika Serikat menyatakan menerima keputusan Komite Disiplin FIFA dan memastikan Balogun telah memenuhi syarat untuk tampil menghadapi Belgia pada babak 16 besar. “Kami menerima keputusan Komite Disiplin dan senang bahwa Folarin Balogun memenuhi syarat untuk bertanding besok. Fokus kami sepenuhnya tertuju pada pertandingan babak 16 besar melawan Belgia di Seattle dan kami berharap dukungan penuh dari para penggemar,” tulis Federasi Sepak Bola Amerika Serikat. (hsa/hel)







