INDONESIAONLINE – Warga Desa Pringgowirawan Kecamatan Sumberbaru Jember, Rabu (22/2/2023) digegerkan dengan adanya pria yang diketahui bernama Narko (40) warga Dusun Tampengan Desa Gelang Sumberbaru Jember, dalam kondisi tergeletak di jalan bersimbah darah dengan luka bacok di bagian belakang kepala.

Forman (35) warga sekitar yang juga saksi dari kejadian tersebut menyatakan, bahwa peristiwa yang terjadi pada Rabu pagi sekitar pukul 09.00 WIB tersebut, terjadi begitu cepat. Sehingga, tidak banyak warga yang tahu persis kronologis kejadiannya.

“Kejadiannya sangat cepat, saat itu saya pas nutup pintu gerbang sekolah, kemudian terdengar suara kayak orang bertengkar, buk tebuk mas. Saat saya buka pintu gerbang, korban sudah tergeletak di pinggir jalan raya. Warga takut mau menolong menunggu aparat kepolisian,” ungkap Firman.

Baca Juga  Eks Kades Dlambah Dajah Tersangka Korupsi, Mengapa Tak Kunjung Ditahan?

Informasi lain menyebutkan, jika korban yang mengenakan celana jeans dan jaket hitam, saat kejadian mengendarai sepeda motor CBR warna hitam. Kemudian, korban terjatuh dengan luka bacok di bagian belakang kepala hingga nyaris putus.

“Tadi saya pas lewat, tiba-tiba ada kerumunan dan macet, informasinya ada orang mengalami kecelakaan, tapi setelah saya lihat, ternyata kepalanya dibacok dan hampir putus, kemungkinan korban pembacokan mas,” ujar Syamsudin warga lainnya.

Peristiwa ini juga terekam kamera warga. Saat warga berkerumun, korban terlihat masih menggerakkan tangannya untuk berusaha bangkit. Namun oleh warga, disuruh diam sampai ada pertolongan. 

“Jangan gerak dulu, bahaya, nunggu bantuan dari Puskesmas,” ujar salah satu warga mengingatkan korban.

Namun nyawa korban tidak terselamatkan dan dinyatakan meninggal saat dibawa ke Puskesmas Sumberbaru untuk mendapatkan pertolongan. Meskipun, jarak antara lokasi kejadian dengan Puskesmas hanya ratusan meter.

Baca Juga  Tampil Beda, Forkopimda Gelar Rakor Pengendalian Inflasi di Taman Baca Polres Jember

Sementara Kasatreskrim Polres Jember AKP. Dika Hadiyan Wiratama, dikonfirmasi wartawan saat melakukan olah TKP menyatakan bahwa korban meninggal di Puskesmas dengan kondisi luka bacok di kepala bagian belakang.

Saat ini pihaknya sedang melakukan identifikasi dengan mengumpulkan barang bukti dan saksi-saksi untuk memburu terduga pelaku, termasuk memeriksa CCTV di sepanjang jalan. 

“Kami bersama tim Inafis melakukan identifikasi korban dan tempat kejadian perkara. Beberapa sampel darah dan rambut juga kami bawa untuk di laboratorium forensik. Kami juga memeriksa beberapa saksi termasuk CCTV yang ada di sepanjang jalan. Tim Kalong Resmob juga sudah memburu terduga pelaku yang saat ini kabur,” pungkas AKP. Dika Hadiyan Wiratama. (*)