INDONESIAONLINE – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) terus memperkuat sektor pendidikan melalui program Gratispol. Program ini memang digagas untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kalimantan Timur.
Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud mengatakan, program tersebut memberikan bantuan pembayaran uang kuliah tunggal (UKT) bagi mahasiswa sejak semester pertama hingga semester delapan. “Anak-anak Kalimantan Timur hari ini telah mendapatkan bantuan pendidikan UKT, uang kuliah tunggal, mulai dari semester 1 sampai dengan semester 8,” ujar Rudy, Selasa (9/6/2026).
Rudy menegaskan, seluruh masyarakat memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh pendidikan tinggi tanpa adanya perbedaan latar belakang. “Tidak memandang agama, tidak memandang suku, tidak memandang gender, tidak memandang pintar ataupun kurang pintar, tetapi semuanya berhak untuk bisa mendapatkan pendidikan kuliah gratis di seluruh Kalimantan Timur,” katanya.
Menurut Rudy, pembangunan sumber daya manusia menjadi prioritas penting bagi Kalimantan Timur, terutama setelah kehadiran Ibu Kota Nusantara (IKN) di wilayah tersebut.
Selama ini, lanjut gubernur, Kalimantan Timur dikenal sebagai daerah penghasil energi. Namun ke depan, daerah itu juga diharapkan mampu menjadi pusat pengembangan sumber daya manusia unggul menuju Indonesia Emas 2045.
“Kalimantan Timur sudah lama menjadi lumbung energi. Hari ini kami ingin mengirimkan pesan bahwa Kalimantan Timur siap menjadi lumbung sumber daya manusia menuju 2045,” tandas Rudy.
Program pendidikan gratis tersebut diharapkan dapat melahirkan generasi muda yang berkualitas dan memiliki daya saing untuk mendukung pembangunan daerah maupun nasional. (ra/hel)













