INDONESIAONLINE – Gubernur Rudy Mas’ud memastikan proses pengisian jabatan di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dilakukan secara bertahap dengan tetap menjaga kesinambungan pelaksanaan program melalui transfer pengetahuan dari pejabat sebelumnya.
Menurut Rudy, pejabat yang kini dilantik pada dasarnya mengisi posisi yang sebelumnya dijabat oleh pelaksana tugas (Plt). Sementara pejabat yang bergeser ke jabatan baru tetap akan membantu proses transisi agar roda pemerintahan tetap berjalan optimal.
“Ini sekarang posisi yang sekarang mengisi posisi yang kosong kemarin Plt-nya. Jadi, Plt yang existing di biro-biro yang digeser itu akan memperbaiki. Contohnya Pak Nanda kepala Dinas PUPR. Nah dia masuk di asisten I, maka di situ tetap Pak Nanda akan bantu transfer knowledge untuk Plt yang ada di situ,” ujar Rudy, Senin (29/06/2026)
Ia menjelaskan, mekanisme tersebut diterapkan agar pejabat yang baru menjalankan tugas tidak memulai dari awal, melainkan dapat melanjutkan program yang telah berjalan dengan dukungan pengalaman pejabat sebelumnya.
Rudy menilai proses transfer knowledge menjadi bagian penting dalam menciptakan birokrasi yang adaptif dan mampu bergerak cepat, terutama untuk mengejar target-target pembangunan yang telah ditetapkan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.
Dengan pola transisi tersebut, ia berharap tidak ada kekosongan kepemimpinan maupun hambatan dalam pelaksanaan program strategis di setiap organisasi perangkat daerah (OPD). (ra/hel)













