Kasat Reskrim Polres Tulungagung AKP Christian Kosasih / Foto : Anang Basso / Tulungagung TIMES

JATIMTIMES – Selama masa pandemi Covid-19, jumlah kejahatan di Kabupaten Tulungagung menurun. Hal ini ditegaskan Kasat Reskrim Polres Tulungagung AKP Christian Kosasih saat diskusi bersama sejumlah awak media, Jumat (10/12/2021).

Meski tidak merinci jumlah pasti, angka kejahatan di Kota Marmer ini mengalami penurunan. Namun, di sisi lain jumlah ungkap dan penyelesaian kasus terus mengalami kenaikan atau lebih baik dari tahun sebelumnya.

“Secara umum angka kejahatan mengalami penurunan, namun penyelesaian penanganan kasus ada kenaikan,” kata Christian.

Penyelesaian penanganan kasus juga disebut Christian termasuk tunggakan kasus sebelumnya. “Untuk tunggakan kasus tahun sebelumnya juga sudah banyak yang kita tangani di tahun ini,” ujarnya.

Baca Juga  Bupati Ungkap Wabah PMK di Tulungagung Berawal dari Ternak Daerah Tertular

Untuk pengawalan dan pengawasan dana Bansos dampak Covid-19, Kasat Reskrim Polres Tulungagung ini menegaskan bahwa pihaknya sudah membentuk satgas khusus yang mengawasi bantuan di era pandemi ini.

“Sudah kita bentuk Satgas khusus Bansos penanganan Covid-19. Akan kita lakukan pengawalan dan pengawasan agar benar-benar baik, tepat sasaran dan tidak terjadi kebocoran,” ungkapnya.

Langkah Kasat Reskrim ini sejalan dengan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang menginstruksikan kepada seluruh jajarannya untuk melakukan pendampingan percepatan penyerapan anggaran penanggulangan pandemi Covid-19, hingga melakukan pengawalan penyaluran bantuan sosial (bansos) agar tepat sasaran.

Sigit juga menerbitkan surat telegram nomor ST/1488/VII/RES.3./2021, yang berisikan pengarahan atau langkah-langkah ke jajaran terkait dengan implementasi hal itu.

Baca Juga  Empati Bencana, Pemdes Yosomulyo Dirikan Posko Peduli di Jalur Selatan Jawa-Bali

Dalam melakukan pendampingan, Sigit menekankan perlu adanya komunikasi dan koordinasi dengan APIP, serta sosialisasi peran dan dukungan Polri terkait dengan percepatan penyerapan anggaran itu.



Anang Basso