Kapolsek Pasirian AKP Agus Sugiharto ( Foto : Asmadi / JATIMTIMES )

JATIMTIMES – Polisi sebut ibu-ibu yang terekam CCTV di toko emas Gampang Jaya dan viral di media sosial itu hanya mengambil perhiasan emas seberat  6 gram, dengan taksiran harga kurang lebih Rp 5 Juta.  

“Emas yang hilang seberat enam gram, kalau diuangkan senilai Rp 5 Juta. Aksi tersebut terjadi pada jam 14.30 di Toko Emas Gampang Jaya,” ujar Kapolsek Pasirian AKP Agus Sugiharto, Rabu (9/2).

Hal itu berbeda dengan keterangan penjaga toko emas tersebut. DI mana semula penjaga toko kepada jatimtimes saat ditemui di Pasar Pasirian, Lumajang, mengaku bahwa emas yang dibawa oleh dua orang perempuan tersebut memiliki berat 17 gram, dengan kerugian enam juta lebih.

Baca Juga  Gus Yani Janji Beri Reward S2 Bagi Inovator Baru di Kalangan Pejabat

Menurut AKP Agus Sugiharto, dalam video berdurasi sekitar dua menit itu, terlihat seorang ibu-ibu berpura-pura memilih beberapa perhiasan. Ibu itu memilih perhiasan sambil mencobanya. Saat pegawai lengah, pelaku mengambil perhiasan satu set.

“Setelah diselidiki itu bukan pencurian, melainkan kasus penipuan karena pelaku ini melakukan modusnya dengan bertanya-tanya dan mengecek barang dan setelah lengah meninggalkan toko mas tersebut, dengan membawa tiga gelang gronjong” ujarnya. 

Saat ini, polisi masih memburu pelaku. Sejumlah keterangan saksi telah dikumpulkan untuk mengungkap kasus itu. Polisi juga menyita rekaman CCTV sebagai barang bukti.

“Kami akan melakukan penyelidikan dengan meminta bantuan ke Polres Lumajang, guna dilakukan penyelidikan lebih lanjut,” kata Kapolsek AKP Agus Sugiharto. 

Baca Juga  Mantan Ajudan Presiden Jokowi Diangkat sebagai KSAU

Agus Sugiharto memberikan himbauan kepada penjaga toko dan para pengunjung pasar, agar selalu berhati-hati dan waspada akan peluang kejahatan.



Asmadi Lumajang