Pengisian 9 Jabatan Kepala Dinas di Kaltim Utamakan Manajemen Talenta

Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas'ud. (ist)

INDONESIAONLINE – Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud menegaskan pengisian sembilan jabatan pimpinan tinggi pratama atau eselon II  di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dilakukan melalui skema manajemen talenta.

Menurut Rudy, langkah tersebut menjadi prioritas untuk mengisi sejumlah posisi kepala dinas yang sebelumnya masih kosong. Rudy memanfaatkan aparatur sipil negara (ASN) yang telah masuk dalam sistem manajemen talenta Pemprov Kaltim.

“Pertama manajemen talenta. Jadi, biro-biro yang posisi kosong di kepala dinas itu kita isikan mereka di situ. Sisanya nanti manajemen talenta dari Pemprov Kaltim, sebagian kita melaksanakan seleksi terbuka dari kabupaten/kota maupun dari provinsi yang lain,” ujarnya.

Rudy menjelaskan, apabila kebutuhan jabatan belum seluruhnya terpenuhi melalui manajemen talenta internal, Pemprov Kaltim akan membuka seleksi terbuka (open bidding). Pemprov Kaltim akan memberikan kesempatan bagi ASN dari pemerintah kabupaten/kota di Kalimantan Timur maupun dari provinsi lain untuk ikut berkompetisi.

Ia berharap mekanisme tersebut dapat menghasilkan pejabat yang memiliki kompetensi, integritas, dan kemampuan manajerial sehingga mampu mendukung percepatan pembangunan serta meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kalimantan Timur.

Pengisian jabatan melalui manajemen talenta dan seleksi terbuka juga diharapkan mampu menciptakan birokrasi yang profesional, berbasis merit, dan berorientasi pada kinerja. (ra/hel)