INDONESIAONLINE – Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang terus memperkuat atmosfer akademik bertaraf internasional dengan menggelar kuliah tamu bertema “Integrating Multi Omics to Understand Biological Systems from Molecules to Organisms” pada Selasa (7/7/2026). Kegiatan yang berlangsung di auditorium selatan lantai 4 FST tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas kolaborasi global sekaligus mendorong pengembangan riset multidisiplin di bidang sains hayati dan komputasi.
Kuliah tamu ini diikuti oleh pimpinan fakultas, dosen, peneliti, serta mahasiswa dari berbagai program studi. Para peserta mendapatkan pemaparan mengenai perkembangan terkini pemanfaatan teknologi multi-omics dalam memahami sistem biologi secara menyeluruh.
FST menghadirkan Prof Dr Mario Rosario Guarracino sebagai pembicara utama. Ia merupakan ilmuwan yang berafiliasi dengan Laboratory of Algorithms and Technologies for Network Analysis, National Research University Higher School of Economics di Nizhny Novgorod, Rusia, serta University of Cassino and Southern Lazio, Italia. Keahliannya di bidang algoritma, analisis jaringan, dan komputasi biologis memberikan perspektif baru mengenai penerapan teknologi untuk mengkaji sistem kehidupan secara komprehensif.
Dalam paparannya, Prof Mario menjelaskan bahwa pendekatan multi-omics mengintegrasikan berbagai disiplin ilmu, mulai dari genomik, transkriptomik, proteomik, hingga metabolomik. Integrasi tersebut memungkinkan peneliti memperoleh gambaran yang lebih utuh mengenai mekanisme biologis, mulai dari tingkat molekul hingga organisme.
Prof Mario juga menekankan pentingnya kemajuan teknologi komputasi dan analisis data dalam mengolah jutaan data biologis yang dihasilkan melalui berbagai platform penelitian modern. Menurut dia, pemanfaatan kecerdasan komputasional dan analisis jaringan (network analysis) membuka peluang besar bagi pengembangan riset di bidang kesehatan, bioteknologi, pertanian, hingga konservasi lingkungan.
Dengan pengintegrasian data yang tepat, lanjutnya, para peneliti dapat mengungkap berbagai hubungan biologis yang selama ini sulit dipahami melalui pendekatan penelitian konvensional.
Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Sains dan Teknologi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Dr H Agus Mulyono SPd MKes menyampaikan bahwa penyelenggaraan kuliah tamu internasional merupakan salah satu strategi fakultas untuk meningkatkan mutu pendidikan, memperkuat penelitian, sekaligus memperluas jejaring akademik di tingkat global.
“Kehadiran Prof Mario memberikan wawasan yang sangat berharga bagi sivitas akademika FST mengenai perkembangan mutakhir biologi komputasi dan analisis data. Kami berharap kegiatan ini menjadi awal lahirnya berbagai kolaborasi riset internasional yang mampu menghasilkan inovasi dan publikasi bereputasi,” ujarnya.
Sesi diskusi berlangsung interaktif dengan berbagai pertanyaan dari mahasiswa dan dosen mengenai implementasi multi-omics dalam penelitian biologi, bioinformatika, kesehatan, hingga pemanfaatan kecerdasan buatan untuk analisis data biologis. Tingginya antusiasme peserta menunjukkan besarnya minat terhadap pendekatan riset multidisiplin yang terus berkembang di era transformasi digital.
Melalui kegiatan ini, FST UIN Maulana Malik Ibrahim Malang kembali menegaskan komitmennya menghadirkan akademisi dan peneliti kelas dunia. Hal itu sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pembelajaran, memperluas kerja sama internasional, serta mendorong lahirnya riset-riset inovatif yang memberikan kontribusi bagi kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Kuliah tamu internasional tersebut juga menjadi salah satu langkah strategis FST dalam mendukung visi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menuju World Class University melalui penguatan kolaborasi akademik, internasionalisasi pendidikan, dan pengembangan budaya riset yang unggul di tingkat global. (hsa/hel)
