INDONESIAONLINE – Geliat olahraga di Kalimantan Timur menjadi salah satu fokus perhatian Gubernur Rudy Mas’ud. Salah satunya soal kepengurusan KONI (Komite Oolahraga Nasional Indonesia) Kaltim.
Rudy Mas’ud meminta agar komposisi kepengurusan KONI Kaltim ke depan dibuat lebih ramping dan profesional. Langkah itu bertujuan untuk meningkatkan efektivitas organisasi dalam mendukung pembinaan olahraga prestasi di Kaltim.
Rudy menegaskan jumlah pengurus KONI Kaltim harus dibatasi secara signifikan dengan komposisi maksimal 80 orang. Menurut dia, organisasi yang lebih efisien akan memudahkan koordinasi dan mempercepat pengambilan keputusan.
“Pengurus KONI Kaltim harus lebih ramping dan efektif. Saya minta jumlahnya maksimal hanya 80 orang,” ujar gubernur visioner ini, Sabtu (13/06/2026).
Selain menyoroti jumlah pengurus, orang nomor satu di Benua Etam itu juga meminta penyusunan kepengurusan dilakukan secara selektif. Untuk sumber daya manusia (SDM) di kepengurusan KONI, Rudy meminta kompetensi dan integritas dikedepankan.
“Mereka yang akan masuk dalam kepengurusan harian wajib menyerahkan curriculum vitae (CV) atau rekam jejak resmi. Kita ingin memastikan yang masuk benar-benar memiliki kapasitas dan integritas,” ujarnya.
Menurut Rudy, kepengurusan KONI harus diisi orang-orang yang memiliki pengalaman, kemampuan manajerial, serta komitmen kuat terhadap kemajuan olahraga di Kalimantan Timur.
Ia berharap langkah tersebut dapat mendorong lahirnya organisasi olahraga yang lebih profesional sehingga mampu mendukung peningkatan prestasi atlet Kaltim di berbagai ajang nasional maupun internasional. (ra/hel)













