Rudy Mas’ud: Pemprov Kaltim dan MUI Bersinergi Cetak SDM Unggul dan Berkarakter

Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud saat menghadiri pengukuhan Dewan Pertimbangan dan Dewan Pimpinan MUI Provinsi Kaltim masa khidmat 2025–2030. (ist)

INDONESIONLINE – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur berkomitmen terus memperkuat sinergi dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) unggul, berkarakter, dan berdaya saing.

Komitmen tersebut disampaikan Gubernur Kalimantan Timur Dr H Rudy Mas’ud (Harum) saat menghadiri pengukuhan Dewan Pertimbangan dan Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia Provinsi Kalimantan Timur masa khidmat 2025–2030.

Dalam kesempatan itu, Rudy menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak hanya berfokus pada infrastruktur fisik, tetapi juga harus diimbangi dengan pembangunan karakter dan akhlak masyarakat. “Kita bersinergi, Pak Kiai. Pemerintah membangun fisiknya, sementara MUI membangun dan membentuk mental serta akhlaknya agar generasi kita tidak hanya berkualitas, tetapi juga berkarakter,” ujar Rudy (23/06/2026).

Menurut dia, pembangunan yang berkelanjutan memerlukan keseimbangan antara kemajuan fisik dan kualitas sumber daya manusia agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara optimal. “Pembangunan tidak akan berdampak maksimal apabila tidak diimbangi dengan kesiapan mental, spiritual, dan intelektual masyarakat,” katanya.

Rudy juga menyoroti pentingnya menjaga persatuan dan kerukunan di tengah keberagaman yang dimiliki Kalimantan Timur. Ia menilai MUI memiliki peran strategis dalam menjaga keharmonisan kehidupan masyarakat.

“Keberagaman ini merupakan kekuatan yang harus terus kita rawat. Kami berharap MUI tetap menjadi bagian penting dalam menjaga persatuan dan kerukunan umat, serta membangun kehidupan yang damai, saling menghormati, dan menjunjung tinggi nilai kebersamaan,” ujarnya.

Pemprov Kaltim berharap kolaborasi yang semakin kuat dengan MUI dapat mendukung terwujudnya generasi yang tidak hanya cerdas dan kompetitif, tetapi juga memiliki akhlak mulia serta mampu menghadapi berbagai tantangan pembangunan di masa depan. (ra/hel)