Proses pembongkaran Pasar Kota Batu. (Foto: Irsya Richa/ MalangTIMES)

JATIMTIMES – Progres pembongkaran Pasar Kota Batu sudah mencapai 90 persen. Sayangnya hingga saat ini pemenang lelang pembongkaran harus kehilangan 31 rolling door yang menjadi haknya.

Bukan hanya rolling door saja yang hilang, namun juga kehilangan lima unit atap dan tujuh kusen alumunium. Rata-rata rolling door yang belum dikembalikan itu berada di unit 5. Sedangkan yang di unit 3 seluruhnya sudah dikembalikan.

Sampai saat ini pemenang pembongkaran pun masih bersabar menunggu bagi pedagang yang berniat mengembalikkan barang-barang tersebut. Meskipun tenggat waktu pengembalian barang tersebut sudah melewati batas waktu yang ditentukan.

“Meski tenggat waktu pengembalian sudah lewat. Kami masih menunggu barang-barang itu dikembalikan,” kata pemenang lelang bongkaran Pasar Kota Batu, Zubaidi.

Baca Juga  DLH Kota Malang Persilakan Masyarakat Nikmati Wajah Baru Alun-Alun Tugu

Dari jumlah barang yang hilang tersebut, pemenang lelang merinci kerugian yang diderita mencapai Rp 77,5 juta. Jika hingga akhir masa pembongkaran barang yang hilang tersebut masih belum dikembalikan, Zubaidi berencana untuk mengajukan klaim kepada Pemkot Batu sebagai bentuk pertanggungjawaban.

“Kami berharap Pemkot Batu bisa kooperatif menanggapi keluhan kami,” imbuh Subaidi. Rencananya klaim kehilangan itu rencananya akan dilayangkan maksimal pekan mendatang kepada Pemkot Batu.

Sementara itu, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kota Batu, M Chori menyampaikan, jika ingin menyampaikan klaim, itu merupakan hak pemenangan lelang. Jika benar-benar hal tersebut terjadi, pihaknya akan melakukan cross check data terlebih dahulu.

“Data milik pemenang lelang dan data yang kami miliki akan kami sinkronisasi terlebih dahulu. Setelah itu akan kami lakukan verifikasi dan kami rapatkan bersama untuk mengambil keputusan terbaik,” ujar Chori.

Baca Juga  Dispendukcapil Pemkab Blitar Komitmen Wujudkan Layanan Adminduk Bebas Pungli



Irsya Richa