Siswi SMP Diperkosa Buruh Tani saat Jadi Panitia Agustusan

Ilustrasi kekerasan seksual terhadap anak. (shutterstock)

INDONESIAONLINE – Sungguh biadab buruh tani asal Kecamatan Wonosalam, Jombang, berinisial EW (33) ini. Dia tega menyetubuhi siswa kelas 9 SMP. Korban mengalami tindak kekerasan seksual saat mengikuti lomba HUT Kemerdekaan RI di desanya.

Kepala desa tempat korban tinggal, WR, mengatakan, peristiwa tersebut terjadi saat lomba memperingati HUT RI di desanya pada Sabtu (29/08/2026) malam. Korban saat itu sedang menjadi panitia lomba.

Sekitar pukul 22.00 WIB, pelaku meminta tolong korban mengantarnya mengambil motor ke desa sebelah. Tanpa menaruh curiga, gadis berusia 15 tahun itu pun mengantar pelaku.

“Korban tidak menaruh curiga ke pelaku, karena masih saudara sepupu,” ujarnya saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (01/09/2026).

Dalam perjalanan, pelaku memilih jalan yang sepi di tengah kebun. Buruh tani itu lantas beralasan kehabisan bensin sehingga menghentikan kendaraannya di tengah kebun yang sepi tersebut. Di situ lah pelaku langsung menyetubuhi gadis kelas 9 SMP tersebut. “Korban disetubuhi di tegalan (kebun) yang kondisinya sepi,” terangnya.

Setelah disetubuhi, pelaku mengantar korban kembali ke lokasi lomba HUT RI di desa tempat korban tinggal. Korban diancam agar tidak melaporkan kejadian itu ke siapa pun.

“Namun, saat korban pulang ke rumah, langsung nangis dan mengadukan perbuatan pelaku ke orang tuanya bahwasanya telah diperkosa,” tandasnya.

Kejadian itu membuat orang tua korban marah dan langsung mencari pelaku ke rumah mertuanya di desa tersebut. Karena ramai, pemerintah desa langsung menghubungi pihak kepolisian. Di hari itu juga, orang tua korban melaporkan persetubuhan itu ke Polres Jombang.

Kasat Reskrim Polres Jombang AKP Magribi Agung Saputra membenarkan adanya laporan persetubuhan itu. Saat ini, pihaknya masih melakukan penyelidikan. “Benar, kami masih melakukan penyelidikan,” pungkasnya. (adr/hel)