JATIMTIMES – Menindaklanjuti peluncuran perdana penerbangan perintis rute Sumenep–Banyuwangi dan sebaliknya, rombongan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep yang dipimpin oleh Ahmad Masuni (Asisten Perekonomian dan Pembangunan) melakukan kunjungan ke Pemkab Banyuwangi, Selasa (25/1/2022).

Menurut Ahmad Masuni, kedatangannya bersama rombongan dalam rangka menjajagi kemungkinan peningkatan kerjasama antara Pemkab Sumenep dengan Banyuwangi dalam mengoptimalkan keberadaan penerbangan Maskapai Susy Air yang menggunakan pesawat Grand Caravan dengan 12 penumpang.

Dia menuturkan, dalam pertemuan awal bersama dengan beberapa pimpinan SKPD, Kadin dan Hipmi melakukan pembicaraan kerjasama bisnis. Antara lain,  sektor pariwisata, produk unggulan UMKN,  budaya, ekonomi, religi dan bidang-bidang yang lain.

“Harapan kami ada nota kesepahaman atau Memorandum Of Understanding (MOU) antara Pemkab Sumenep – Banyuwangi agar rintisan penerbangan Sumenep – Banyuwangi tidak berhenti. Bahkan bisa tumbuh dan berkembang serta memberikan manfaat dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Banyuwangi maupun Sumenep,” jelas Ahmad Masuni.

Baca Juga  Tunggu Perwali, 4 Titik Kantong Parkir di area Alun-Alun Kota Batu Bakal Naik

Dia menuturkan, untuk mematangkan program kerjasama pihaknya akan menindaklanjuti dengan mengundang Pemkab Banyuwangi untuk berkunjungan ke Sumenep dalam waktu yang tidak terlalu lama.

Selanjutnya di wilayah Sumenep sendiri, akan melakukan sosialisasi tentang penerbangan yang waktunya relatif singkat  bagi beberapa kecamatan yang warganya banyak berinteraksi dengan masyarakat Banyuwangi, antara lain Kecamatan Gapura, Batang-batang dan lain-lain.

“Sebagian wilayah Banyuwangi memiliki kultur yang tidak jauh berbeda dengan masyarakat Sumenep yang religius,” pungkas Ahmad Masuni.

Sebelumnya diberitakan dalam upaya mengungkit pertumbuhan penumpang pesawat rute penerbangan Sumenep-Banyuwangi dan sebaliknya,  Dinas Perhubungan Kabupaten Banyuwangi berusaha menggandeng Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI), Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) dan para tokoh dan pengusaha Banyuwangi berdarah Madura yang sukses.

Baca Juga  Paska Keruk Sampah dan Sedimen di Kecamatan Sukun, Pemkot Malang Sasar Koridor Mayjen Sungkono

Menurut Dwi Yanto Plt Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Banyuwangi dalam pertemuan yang akan digelar pihaknya berupaya membangun sinergitas antara pemerintah, HIPMI, KADIN,  tokoh masyarakat dan para pengusaha.

Kemudian mengharapkan ada saran masukan cara-cara yang efektif dan efisien untuk membantu percepatan tumbuh kembangnya penumpang pesawat rute Sumenep-Banyuwangi dan sebaliknya.

Dia menuturkan, dalam pertemuan akan mengundang Ketua HIPMI, Ketua Kadin, tokoh masyarakat dan pengusaha sukses berdarah Madura yang ada di Banyuwangi serta para camat sebagai  pemangku wilayah yang masyarakatnya memiliki hubungan emosional dengan Madura pada Jumat (14/1/2022) lalu.

“Kami yakin ada kerinduan kebanggaan tersendiri bisa berkunjung ke Madura dalam waktu yang relatif singkat sekitar 45 menit dengan menggunakan pesawat Grand Caravan milik maskapai Susi Air,” jelas Dwi di ruang kerjanya beberapa waktu lalu.



Nurhadi Joyo