Veda Ega Pratama finis kedua Moto3 Malaysia 2026 di Sepang. Pebalap Indonesia itu mengungguli Alvaro Carpe dan Hakim Danish.
INDONESIAONLINE – Bendera Merah Putih kembali berkibar di podium kejuaraan dunia balap motor. Pebalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, berhasil finis di posisi kedua pada balapan Moto3 Grand Prix Malaysia 2026 di Sirkuit Internasional Sepang, Minggu (1/11/2026).
Rider Honda Team Asia tersebut menyelesaikan perlombaan 15 lap dengan catatan waktu 33 menit 11,364 detik. Ia tertinggal 3,734 detik dari Maximo Quiles yang keluar sebagai pemenang bersama CFMOTO Gaviota Aspar Team.
Hasil ini terasa istimewa karena Veda harus memulai balapan dari posisi kedelapan. Namun, pebalap asal Indonesia itu mampu memperbaiki posisi secara bertahap hingga masuk ke persaingan perebutan podium.
Veda juga berhasil mengungguli dua pesaing kuatnya, Alvaro Carpe dan Hakim Danish. Carpe mengamankan posisi ketiga dengan selisih 4,184 detik dari Quiles, sedangkan pebalap tuan rumah Danish harus puas finis keempat, terpaut 4,410 detik.
Sementara itu, David Almansa yang sempat memimpin balapan pada fase awal akhirnya menyelesaikan perlombaan di posisi kelima.
Hasil di Sepang memperlihatkan kemampuan Veda menjaga konsistensi di tengah persaingan ketat kelas Moto3. Ia tidak hanya mampu mengejar pebalap di depannya, tetapi juga mempertahankan posisi ketika mendapat tekanan dari para rival.

Start dari Posisi Kedelapan, Veda Merangsek ke Depan
Persaingan Moto3 Malaysia sudah diwarnai insiden sejak awal. Jesus Rios mengalami kecelakaan di Tikungan 2 ketika balapan baru dimulai. Insiden tersebut membuat persaingan di lintasan semakin menuntut konsentrasi para pebalap.
Pada putaran pertama, David Almansa memimpin rombongan terdepan. Ia mendapat tekanan dari Maximo Quiles dan Alvaro Carpe. Sementara itu, Hakim Danish berada di kelompok depan dan Veda mulai berupaya memperbaiki posisinya.
Memulai balapan dari baris keempat, Veda tidak langsung mengambil risiko besar. Ia berusaha mendekati kelompok pebalap yang bersaing memperebutkan posisi teratas.
Pada fase awal, Veda berhasil merangkak ke posisi keenam, kemudian naik ke urutan kelima. Jarak dengan Danish yang berada di depannya sempat hanya sekitar 0,7 detik. Situasi tersebut membuka peluang bagi Veda untuk ikut bersaing dalam perebutan posisi podium.
Persaingan semakin panas ketika Quiles dan Carpe terlibat kontak saat berebut posisi. Meski sempat bersenggolan, keduanya masih mampu melanjutkan balapan.
Insiden lain terjadi ketika Matteo Bertelle mengalami kecelakaan dan gagal menyelesaikan perlombaan. Di tengah perubahan posisi para pebalap, Veda terus menjaga ritme dan mencari celah untuk menyalip.
Memasuki putaran-putaran berikutnya, persaingan Veda dengan Danish menjadi salah satu perhatian utama. Keduanya beberapa kali terlibat aksi saling menyalip. Danish berusaha mempertahankan posisi di kelompok depan, sedangkan Veda terus mencari kesempatan untuk mengambil alih tempatnya.
Veda akhirnya berhasil menembus tiga besar setelah melewati sejumlah pesaing. Pergerakannya tidak berhenti di sana. Ia kemudian terlibat persaingan langsung dengan Carpe untuk memperebutkan posisi kedua.
Di sisi lain, Quiles mulai membangun keunggulan di depan. Pebalap Spanyol tersebut mampu menjaga jarak dari rombongan pengejar sehingga peluangnya untuk mengamankan kemenangan semakin terbuka.
Duel Sengit hingga Garis Finis
Memasuki fase akhir perlombaan, perhatian tertuju pada persaingan posisi kedua dan ketiga. Veda, Carpe, serta Danish terlibat pertarungan ketat. Perubahan posisi terjadi ketika masing-masing pebalap mencoba memanfaatkan ruang di tikungan dan kecepatan di lintasan lurus.
Danish yang tampil di hadapan pendukung tuan rumah berusaha mempertahankan peluang naik podium. Namun, tekanan dari Veda dan Carpe membuat persaingan semakin sulit diprediksi.
Veda mampu menjaga posisinya di kelompok depan. Ia juga tidak membiarkan Carpe maupun Danish dengan mudah mengambil alih tempatnya.
Pada akhirnya, Quiles melintasi garis finis lebih dahulu dan memastikan kemenangan Moto3 Malaysia 2026. Veda menyusul di posisi kedua, sementara Carpe melengkapi podium ketiga.
Danish harus menerima hasil finis keempat, meski sempat bersaing ketat untuk memperebutkan posisi podium. Selisih waktunya dari Quiles hanya 4,410 detik.
Berikut hasil 10 besar Moto3 Grand Prix Malaysia 2026 di Sirkuit Sepang:
| Posisi | Pebalap | Tim | Selisih |
|---|---|---|---|
| 1 | Maximo Quiles | CFMOTO Gaviota Aspar Team | 33:07.630 |
| 2 | Veda Ega Pratama | Honda Team Asia | +3,734 detik |
| 3 | Alvaro Carpe | Red Bull KTM Ajo | +4,184 detik |
| 4 | Hakim Danish | MT Helmets-MSI | +4,410 detik |
| 5 | David Almansa | Intact GP | +4,914 detik |
| 6 | Joel Esteban | LEVEL UP-MTA | +9,403 detik |
| 7 | Adrian Fernandez | Leopard Racing | +9,514 detik |
| 8 | David Muñoz | Intact GP | +9,533 detik |
| 9 | Brian Uriarte | Red Bull KTM Ajo | +9,650 detik |
| 10 | Eddie O’Shea | GRYD Racing | +12,064 detik |
Keberhasilan Veda finis kedua menjadi hasil penting bagi kiprah pebalap Indonesia di kejuaraan dunia Moto3. Apalagi, ia mampu mengamankan podium setelah memulai perlombaan dari posisi kedelapan.
Sementara itu, kemenangan di Sepang semakin menegaskan dominasi Maximo Quiles pada musim 2026. Pebalap Spanyol tersebut sebelumnya telah memastikan gelar juara dunia Moto3 setelah meraih kemenangan di Grand Prix Indonesia, Mandalika, pada Oktober lalu.
Bagi Veda, podium Malaysia menjadi bukti bahwa ia mampu bersaing dengan para pebalap papan atas di kelas ringan. Tantangan berikutnya adalah menjaga konsistensi performa dalam seri-seri tersisa musim ini.







