INDONESIAONLINE – Bulan Ramadan identik dengan beragam ibadah, seperti salat Tarawih. Namun, tidak sedikit orang masih keliru dalam menuliskan sejumlah istilah yang berkaitan dengan ibadah di bulan suci tersebut.
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) yang disusun oleh Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, beberapa kata yang kerap digunakan masyarakat selama Ramadan ternyata memiliki bentuk baku berbeda dari penulisan yang umum dipakai sehari-hari. Contohnya penulisan “taraweh”, “alquran”, hingga “mushola” yang belum sesuai kaidah.
Agar tidak salah lagi, berikut sejumlah istilah terkait Ramadan beserta bentuk baku dan artinya menurut KBBI:
Daftar Kata Baku Terkait Ramadan
1. Salat
Bentuk baku dari kata “shalat” atau “sholat” adalah salat. Dalam KBBI, salat diartikan sebagai ibadah wajib umat Islam yang memiliki syarat, rukun, dan bacaan tertentu, dimulai dengan takbir dan diakhiri salam. Kata ini juga bermakna doa kepada Allah SWT.
2. Sahur
Sebagian orang masih menulis “saur”. Padahal bentuk yang benar adalah sahur. Maknanya ialah kegiatan makan pada dini hari menjelang fajar bagi orang yang akan berpuasa.
3. Beduk
Penulisan yang baku adalah beduk, bukan “bedug”. Dalam KBBI, beduk berarti gendang besar di masjid atau surau yang ditabuh sebagai penanda waktu salat.
4. Masjid
Kata yang tepat adalah masjid, bukan “mesjid”. Artinya rumah ibadah umat Islam atau tempat melaksanakan salat berjemaah.
5. Jemaah
Bentuk baku menurut KBBI adalah jemaah, sedangkan “jamaah” tidak baku. Jemaah berarti kumpulan orang yang beribadah atau sekelompok orang.
6. Al-Qur’an
Penulisan yang benar adalah Al-Qur’an. Bentuk seperti “alquran” tidak sesuai kaidah. Dalam KBBI, Al-Qur’an didefinisikan sebagai kitab suci umat Islam yang berisi firman Allah yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW.
7. Takjil
Kata baku adalah takjil, bukan “ta’jil”. Secara makna, takjil berarti mempercepat berbuka puasa, sekaligus merujuk pada makanan atau minuman untuk berbuka.
8. Musala
Banyak orang menulis “mushola”, padahal bentuk bakunya musala. Artinya tempat salat seperti langgar atau surau. Juga dapat berarti tikar salat atau sajadah.
9. Wudu
Penulisan baku adalah wudu, bukan “wudhu”. Dalam KBBI, wudu berarti proses bersuci sebelum salat dengan membasuh anggota tubuh tertentu.
10. Tarawih
Istilah yang benar adalah tarawih, bukan “taraweh”. Tarawih merupakan salat sunah malam pada bulan Ramadan yang dilakukan setelah Isya hingga sebelum Subuh.
Istilah-istilah tersebut sering muncul selama Ramadan, sehingga penting mengetahui bentuk bakunya agar tidak keliru dalam penulisan. Dengan merujuk pada KBBI, penggunaan bahasa Indonesia dalam konteks keagamaan pun menjadi lebih tepat. (rds/hel)
